All posts by DHINATACOM

Menemukan Easter Egg di WinRAR

Menemukan easter egg adalah sesuatu hal yang sangat menyenangkan. Apa lagi jika kita mengetahui hal tersebut dengan mencoba-cobanya sendiri. WinRAR yang biasa Anda gunakan juga memilikinya. Sebagai program pengompres yang dikenal sangat baik, ternyata WinRAR juga memiliki hal tersembunyi yang mungkin “iseng-iseng” dibuat oleh pembuatnya atau bisa juga sebagai cap darinya. Sekarang mari kita coba melihatnya.

1. Jalankan WinRAR yang Anda miliki. (Penulis menggunakan WinRAR 3.30 beta 4)

2. Klik menu [Help]>[About WinRAR…].

3. Sekarang muncul jendela About WinRAR. Jendela tersebut menampilkan versi dari WinRAR yang Anda gunakan juga nama pembuat dan jenis Lisensi yang Anda pakai.

4. Pada jendela tersebut juga terdapat Logo WinRAR yang terletak pada bagian atas dan Gambar buku yang bertumpuk (Icon WinRAR) yang ada disebelah kiri atas. Kedua gambar inilah yang akan kita “mainkan”.

5. Sekarang coba Anda klik Logo WinRAR … gambar air yang menjadi backgroundnya akan bergerak dan menampilkan ombak. Kalau Anda perhatikan juga pada bagian kanannya terdapat perahu kecil berbentuk setengah segi tiga siku-siku. Perahu ini jarang muncul, kadang-kadang Anda harus mencobanya dengan menekan mouse berkali-kali baru bisa muncul.

Sudah dicoba? … jika sudah mari kita lihat yang lain. Klik sekali pada buku bertumpuk yang menjadi icon WinRAR. Secara perlahan-lahan buku itu akan jatuh kebagian bawah jendela tapi tidak sampai keluar dari monitor Anda. Untuk menghentikan jatuhnya buku tekan Alt pada keyboard. Tekan Alt sekali lagi untuk menggerakkan buku tersebut.

CorelDRAW: Membuat Objek Bintang Dengan Cepat

Sebagai program pengolah gambar berbasis vektor CorelDRAW banyak digunakan oleh para desainer grafis dalam menghasilkan karyanya. Dengan tool yang dimilikinya kita dapat membuat berbagai macam bentuk dengan mudah, misalnya membuat objek bintang. Langkah-langkahnya adalah :

1. Jalankan CorelDraw klik [Start]>[All Programs]>[Corel Graphics Suite 11]>[CorelDRAW11].(penulis menggunakan CorelDRAW 11)
2. Klik Polygon Tool atau icon segi lima pada tool yang terdapat disebelah kiri.
3. Pada area kerja buat objek segi lima sambil menekan Ctrl agar bentuk objek sama rata.
4. Jika sudah arahkan pointer pada kotak yang berada ditengah garis bawah segi lima sampai pointer berubah menjadi Shape Tool.
5. Klik tahan kemudian geser keatas sampai bentuk segi lima berubah menjadi bentuk bintang.

Membuat efek fade dengan cepat menggunakan SWiSHmax

Internet merupakan salah satu sarana yang banyak digunakan oleh perusahaan untuk menawarkan produk atau jasa yang mereka tawarkan. Dalam dunia internet hal ini biasa disebut dengan banner. Banner yang ditampilkan tentu akan lebih terlihat menarik jika disajikan tidak hanya berupa gambar atau tulisan tapi berbentuk animasi. Tentunya banner tersebut harus memiliki file bertipe GIF atau SWF yang dapat ditampilkan dengan baik oleh banyak browser. Dengan adanya fasilitas meyisipkan efek pada SWiSHmax, membuat animasi sederhana pada halaman web sekarang menjadi lebih mudah.

SWiSHmax menyediakan berbagai macam efek yang dapat kita gunakan untuk membuat animasi. Salah satu efek yang disediakan oleh SWiSHmax adalah efek fade. Yang dimaksud dengan efek fade adalah suatu objek atau teks muncul kemudian menghilang secara perlahan-lahan. Efek fade sendiri sering kita lihat pada tampilan menu beberapa versi Windows. Langkah-langkah untuk membuatnya adalah:

1. Jalankan SWiSHmax, klik [Start]>[All Programs]>[SWiSHmax]

2. Jika muncul kotak dialog What do you want to do? pilih Start a new empty movie.

3. Pada panel sebelah kanan terdapat pilih tab Movie pengaturannya adalah :
· Background Color:  Putih(FFFFFF)
· Width: 400 pixels
· Height: 300 pixels

4. Klik tombol Text pada Tools kemudian klik pada tempat kosong diarea kerja Scene_1.

5. Akan muncul tab Text pada panel disebelah kanan. Sebagai contoh kita akan membuat efek pada teks ‘DHINATA’. Pengaturannya adalah :
· Font = Arial Black
· Size = 72
· Color = Red (FF0000)
· Bold
· Italic
· Pada kotak teks ketik DHINATA.

6. Langkah terakhir adalah memberi efek pada teks, klik text DHINATA

7. Kemudian klik [Insert]>[Effect]>[Fade]>[Fade In]

8. Pada frame 10 terdapat titik hitam geser titik hitam tersebut sampai menempati frame 20.

9. Klik frame 30 kemudian klik [Insert]>[Effect]>[Fade]>[Fade Out]

10. Pada frame 40 terdapat titik hitam geser titik hitam tersebut sampai menempati frame 50.

11. Tes movie yang Anda buat klik [Control]>[Play Movie].

12. Untuk mengexport klik [File]>[Export]>[SWF…]

Jika Anda ingjn mengexport movie tersebut menjadi format GIF Anda harus menggunakan program converter yang lain karena SWiSHmax belum menyediakan fasilitas untuk mengexport file kedalam format GIF(penulis menggunakan SWiSHmax[U] ENU Build Date: 2003.09.03). Kemudian jika Anda rasa pergerakkan text terlalu cepat Anda dapat menurunkan Frame Rate yang terdapat pada tab Movie menjadi 8 atau 10 frames per second (fps). Anda juga dapat mengganti teks menggunakan objek lain dengan image atau gambar.

Membackup Setting Workspace CorelDRAW 12

CorelDRAW 12 yang selama ini Anda gunakan untuk bekerja mungkin tidak selamanya akan berada diPC Anda. Bisa jadi sewaktu-waktu karena satu dan lain hal Anda harus menginstall ulang system operasi bersama aplikasi yang ada didalamnya. Pada workspace yang disediakan CorelDRAW mungkin Anda juga membuat pengaturan sesuai dengan selera pribadi misalnya bagaimana letak atau toolbars apa saja yang perlu ditampilkan. Bagaimana jika suatu saat Anda harus menginstall ulang CorelDRAW 12 sedangkan workspace yang selama ini Anda gunakan untuk bekerja telah Anda atur sedemikian rupa agar nyaman saat digunakan. CorelDRAW 12 menyediakan fasilitas untuk membackup setting workspace yang telah kita buat. Anda dapat menyimpan workspace tersebut sehingga pengaturan workspace yang telah Anda buat dapat Anda kembalikan dengan mudah.

Langkah-langkah untuk membackup workspace adalah:

1. Jalankan CorelDRAW 12. Klik [Start]>[All Programs]>[CorelDRAW Graphics Suite 12]>[CorelDRAW 12]
2. Klik menu [Tools]>[Options…] atau tekan Ctrl+J
3. Pada jendela Options pilih menu Workspace
4. Jika terdapat tanda cek list pada cek box v12 Default Workspace, berarti pengaturan yang Anda buat berada pada default workspace CorelDRAW versi 12 (gambar 1)
5. Kemudian klik tombol [Export…], akan muncul jendela Export Workspace…. Tandai bagian mana saja yang ingin Anda simpan pengaturannya. Jika sudah  klik [Save…] untuk melanjutkan ketahap berikutnya (gambar 2)
6. Pada jendela Save As pilih tempat lokasi penyimpanan file setting tersebut, kemudian beri nama file pada kotak File Name: (gambar 3)
7. Klik [Save] untuk menyimpan. File workspace CorelDRAW yang Anda buat memiliki format *.xslt.

Untuk mengembalikan pengaturan pada workspace yang Anda buat caranya:

1. Klik menu [Tools]>[Options]
2. Pada jendela Options pilih menu Workspace
3. Klik tombol [Import…]
4. Pada jendela Import Workspace – Step 1 of 5 klik [Browse], pilih file .xslt yang Anda buat, klik [Open]
5. Pada jendela Import Workspace – Step 2 of 5 pilih items yang ingin Anda import. Secara default semua items akan dipilih.
6. Pada jendela Import Workspace – Step 3 of 5 terdapat 2 pilihan:
· Current Workspace: Workspace lama yang Anda gunakan akan diganti sesuai dengan pengaturan yang telah Anda buat. Jadi v12 Default Workspace akan berubah sesuai dengan pengaturan Anda.
· New Workspace: Workspace yang Anda buat akan diberi nama baru sehingga workspace default yang disediakan oleh CorelDRAW(v12 Default Workspace) tidak akan terganggu atau berubah settingnya.
Agar lebih mudah dan aman pilih saja New Workspace: untuk lanjut ketahap berikutnya.
7. Pada jendela Import Workspace – Step 4 of 5 beri nama workspace yang Anda buat pada kotak Name of new workspace:, kotak Description of new workspace: dapat Anda isi dapat juga Anda kosongkan terserah Anda.
8. Pada jendela Confirm Import… klik [Finish] untuk menerapkannya.

Agar lebih aman sebaiknya file berekstension .xslt yang Anda buat disimpan kemedia penyimpanan lain selain harddisk atau drive yang berbeda dengan folder Windows. Ukurannya memang agak besar tapi biasanya hanya sebatas kilobytes.

AMDClock 2.0: Melihat Clock Speed Asli Prosesor AMD

Prosesor yang memiliki clock speed tinggi tentu akan memberikan performa yang bagus untuk PC Anda. Sayangnya setiap tingkat Mhz yang dimilikinya akan mempengaruhi terhadap harga yang dibandrol sipenjual. Jika Anda telah membeli prosesor berbasis AMD yang memiliki performa tinggi tentu Anda ingin mengetahui apakah Anda sudah benar-benar mendapatkan apa yang telah Anda bayarkan.

 Pembeli komputer yang masih awam biasanya hanya mengetahui tipe prosesor yang ingin dibeli tanpa mempedulikan seberapa cepat prosesor tersebut bekerja. Oleh karena itu banyak juga komputer yang dijual sekarang ini dibuat sedikit ‘bekerja lebih keras’ oleh penjualnya. Yaitu dengan melakukan overclock terhadap prosesor.

 Untuk menguji kecepatan asli prosesor yang Anda miliki Anda bisa menggunakan utility gratis yang disediakan oleh Advanced Micro Devices, Inc yaitu AMDClock yang kini telah mencapai versi 2.0.0.

 Unduh dahulu paket aplikasi ini dari situsnya kemudian urai paket zip tersebut keharddisk. Jalankan perangkat lunak ini denang mengklik ganda file AMDClock-1.exe.
Pada jendela utamanya, aplikasi ini akan menampilkan prosesor yang terpasang pada komputer Anda juga kecepatan asli yang dimilikinya dalam Mhz. untuk melakukan konfigurasi lebih lanjut klik sekali pada palikasi ini, sebuah jendela baru akan muncul.

Situs   : http://www.amd.com
Ukuran File  : 1.14 MB
Kategori   : Utiliti
Lisensi   : Freeware
Harga   : –
Kebutuhan sistem  : Windows 98SE/NT4.0/ME/2000/XP/2003, AMD K6 keatas
Fitur utama  : melihat kecepatan asli prosesor AMD

NGO NVIDIA Optimized Driver v1.7805: ForceWare NVIDIA Yang Di Optimalkan

NGO NVIDIA Optimized Driver adalah versi tweak dari driver ForceWare milik NVIDIA. Dengan menggunakan ForceWare jenis ini diharapkan pengguna akan memperoleh performa yang lebih baik dari kartu grafisnya serta kualitas gambar yang lebih berkualitas.

 Dalam rilis terbarunya, driver ini memuat beberapa perkembangan baru yaitu nVidia ForceWare 78.05, perbaikan gambar yang lebih baik, DXT3 yang akan memberikan kualitas yang lebih baik saat memainkan game lama yang berbasis OpenGL, versi terbaru dari nHancer yaitu versi 1.2.2.

 Driver ini juga mengemas beberapa utility berguna dalam paketnya yaitu nHancer yang berfungsi untuk membuat dan mengelola profil dengan sangat mudah. Pengguna juga akan dibantu untuk mengerti apa yang sedang ia lakukan.

 Salah satu lagi tool yang disediakan adalah RefreshForce v1.10 yang berfungsi untuk mengatur resolusi dan refresh rate pada monitor. Pengaturan dapat dilakukan secara manual oleh pengguna. Tenang saja tool ini tidak akan membiarkan Anda membuat pengaturan yang dapat merusak monitor Anda karena aplikasi ini sebelumnya telah mengkalkulasi kemampuan dari sistem Anda.

 Perlu Anda ketahui bahwa ForceWare ini bukan driver resmi yang dikeluarkan oleh NVIDIA sendiri. Jadi jika system Anda malah menjadi kacau jadinya bersihkan saja diver ini dengan menguninstallnya lewat Device Manager lalu bersihkan sampai tuntas dengan NVCleaner.

Situs   : http://www.ngohq.com atau http://www.guru3d.com
Ukuran File  : 14.6 MB
Kategori   : Sistem
Lisensi   : Freeware
Harga   : –
Kebutuhan sistem  : Windows 2000/XP, VGA Card Geforce Series
Fitur utama  : Mengoptimalkan Driver VGA Card GeForce