Category Archives: Blogging

Kumpulan tips blogging, serba-serbi blogging, opini tentang blogging, dan artikel menarik tentang blogging lainnya!

Trend Menulis Untuk Blog Orang Lain

Ada blogger yang menulis untuk blog orang lain? Emang gak punya blog sendiri? Atau mau nulis karena dibayar kali ya?.. Pertanyaan seperti ini bisa jadi muncul ketika kita mengamati trend yang belakangan ini muncul dikalangan blogger dalam negeri. Ya, menulis untuk blog orang lain seperti menjadi budaya baru yang dikembangkan layaknya yang sudah dilakukan oleh para blogger luar negeri.

Sudah 2 blog yang saya temukan mulai mempopulerkan budaya ini, namun mengenalkannya dengan cara yang berbeda. Pertama adalah Blogguebo and Friends’ Project yang dimulai sejak Juni 2008. Tulisan Anda tidak harus panjang, 1 paragraf saja cukup kok. Anda akan diminta untuk menjawab 1 buah pertanyaan yang diberikan. Jika beruntung, nama Anda, alamat blog dan komentar Anda akan ditampilkan.

Kenapa saya bilang beruntung? Karena saya belum pernah menerima 1 pertanyaanpun padahal sudah pernah mendaftar nangis

Blog kedua yang menerima tulisan dari blogger lain adalah CosaAranda.Com yang sedang berkampanye Guest Blogging dan Community Writing. Istilah Guest Blogger diperkenalkan untuk memaksudkan blogger yang menyumbangkan tulisan dalam kampanye tersebut.

Tulisan saya sudah sering dimuat kok disana hehehe.. yess nggaya

Lalu apa manfaatnya? Jelas ada. Dengan menyumbangkan tulisan kita diblog seleb, trafik yang deras dan backlink yang berkualitas bisa didapat. Ikatan tali persaudaraan antar blogger dan komunitas antara sipemilik blog dan penulis bisa lebih berkembang. Jadi blogging kini tidak hanya dapat dilakukan diblog milik sendiri.

Bagaimana.. mau mencoba? Ayo buruaaaannn! ngacir

Gratis atau Bayar? Keputusan yang sulit

Kalau disuruh memilih antara gratis atau bayar, jawabannya bisa jadi relatif. Jika dalam konteks membeli, tentu semua orang ingin yang gratis dari pada bayar hehehe… Namun jika dalam konteks bekerja, mana ada sih orang yang mau bekerja secara gratis dan gak ada hasilnya? Ada hasil dalam arti mendapatkan sesuatu. Bisa berupa ucapan terima kasih, barang berharga, dan dalam berbisnis tentu saja menghasilkan uang.

Belum lama ini saya memutuskan antara memilih antara gratis atau bayar. Sudah 3 tahun lebih saya mengumpulkan rupiah dari hasil menulis untuk tabloid PCplus yang merupakan salah satu tabloid TI populer di Indonesia. Selama 3 tahun lebih juga saya ratusan kali menulis artikel tentang TI untuk rubrik tips dan tricks, tutorial, Internet dan masih banyak lagi (sebagian besar tidak dipublish diblog ini). Bukan hanya PCplus, tapi juga untuk majalah game seperti Hot Game. Salah satunya artikel tentang update PES 2008. Ya dengan kata lain, setiap tulisan yang saya kirimkan dan dicetak akan mendapat kompensasi berupa honor. Tidak terlalu besar tapi lumayan.

Sejak DHINATACOM online, saya memutuskan membagi artikel yang saya tulis menjadi 2 jenis. Gratis dan bayar. Artikel gratis untuk DHINATACOM dan yang berbayar untuk dikirimkan ke media cetak. Tidak mudah memang untuk membagikan hasil karya kita kepada publik secara cuma-cuma. Apalagi jika ada yang kurang menghargainya dan memberikan respon negatif. Dimana-mana ada kok orang kayak begitu… hehehe… jadi jangan terlalu dipikirin.

Ya, akhirnya saya putuskan fokus untuk blogging, membuat sebagian besar artikel untuk DHINATACOM. Oleh sebab itu DHINATACOM bermetamorfosis menjadi ‘majalah blog TI’ pribadi saya dengan format desain dan penempatan artikel seperti layaknya media cetak TI betulan. Artikel untuk media cetak tetap ada, tapi porsinya dikurangi. Ya semoga saja keputusan yang saya buat ini dapat menguntungkan materi saya dan orang lain hehehe…

Ada yang punya pengalaman serupa? nggaya

Blogging ala Manager Sepakbola

Ternyata banyak juga ya blogger yang juga suka nonton bola. Waktu final EURO 2008 kemarin rupanya pada ngumpul nonton bareng ditempat Cosa. Sayang tempatnya jauh banget… Ya gpp, yang udah lewat gak usah diomongin lagi hehehe. Btw, bicara soal bola saya jadi kepikir, ada gak ya manager sebuah tim sepak bola yang juga rajin ngeblog? Bisa gak ya pekerjaan yang dikerjakan seorang pelatih sepakbola dikaitkan dengan blogging?

Setelah saya pikir-pikir ternyata ada kaitannya juga. Mungkin karena saya suka nonton bola dan main Winning Eleven/PES kali ya? Nah, dalam posting kali ini saya mau berbagi berbagai hal yang bisa kita tiru sebagai blogger dari seorang manager tim sepakbola. Apa saja itu?

Miliki dan Pilih Pemain yang Tepat

Ini adalah tugas yang cukup vital dicermati. Tidak mudah untuk menentukan pemain mana yang harus turun kelapangan. Dalam blog, para pemain Anda adalah posting. Sebuah tim tidak hanya memiliki 11 pemain. Ada banyak pemain cadangan yang dapat diturunkan sewaktu-waktu. Skill dan kualitas yang dimiliki pemain tidak sama. Anda perlu menentukan pemain mana yang menjadi inti dan cadangan. Ketika pertama kali blog dibuat, milikilah setidaknya 10 artikel berkualitas dan original yang siap untuk “bertanding” SEO di jagad raya Internet.

Menentukan waktu yang tepat untuk mempublish artikel juga perlu diperhatikan. Misalnya ketika akan menjelang event EURO 2008, banyak blogger sedikit mengurangi porsi artikel tentang blogging atau sementara waktu tidak menerbitkannya karena sedang gencar menulis tentang EURO 2008. Begitu EURO 2008 selesai, artikel yang tidak berhubungan bisa dipublish. Ibaratnya kita jangan kaku dalam menyusun “formasi pemain”.

Hot Comment

Biasa muncul ketika menjelang big match. Para pelatih akan melontarkan komentar-komentar bernada ‘panas’ yang isinya mengkritik dengan tajam, menuduh, dan banyak juga yang sengaja membesar-besarkan suatu hal tentang hal negatif dari tim lawan. Tujuannya untuk menjatuhkan mental lawan sebelum bertanding.

Nah, dalam blogging taktik ini bisa dicoba. Tujuannya bukan untuk menjelek-jelekkan blogger lain tapi memancingnya agar memberikan backlink keblog kita. Komentari aja artikel suatu blog yang banyak pengunjungnya. Komentar Anda juga harus beda dari yang lain, jangan cuma ikut-ikutan memberikan komentar yang seragam. Cukup ‘sentil’ sedikit aja biar yang punya tau.

Ikuti Kritik/Saran dari penonton

Biarpun Real Madrid juara La Liga (Liga Spanyol) musim ini, tetap aja pelatihnya yaitu Fabio Capelo (bener gak ya namanya?) diganti. Kok begitu? Salah satu alasannya adalah penonton yang kurang puas terhadap gaya permainan Real Madrid yang diterapkan Capelo. Penonton lebih suka gaya permainan sepak bola Spanyol yang atraktif dan menghibur seperti yang dipakai Barcelona.

Maka kesimpulannya komentar pengunjung itu sangat penting. Para penonton blog Anda adalah para komentator setia yang selalu rajin berkunjung dan menyumbangkan ide serta pendapatnya melalui komentar. Ikuti saran dan kritik yang membangun jika memang ternyata berguna. Gak maukan blog Anda sepi penonton pengunjung?

Tonton Setiap Event

Event sepakbola seperti Liga Champion, Piala Eropa, dan Piala Dunia adalah saat ketika para jagoan sepak bola dari dunia berkumpul untuk membuktikan siapa yang terhebat. Nah, disinilah para pelatih mengamati skill para pemain yang nantinya ingin mereka kontrak dan masuk kedalam tim yang mereka asuh.

Dalam dunia blogging, event yang biasa diadakan adalah SEO kontes, kompetisi desain theme, kontes review dan masih banyak lagi. Melalui event seperti ini Anda akan melihat beragam blog dari pesertanya. Cermati dan cari tahu blog apa saja yang memiliki kualitas bagus. Cari tahu bagaimana mereka dapat membuat blog seperti itu. Kunjungi terus blog para pemenangnya, siapa tahu ada ilmu yang bisa dicuri hehehe…

Strategi itu Penting

Masih ingatkan hasil pertandingan ketika Belanda vs Rusia pada EURO 2008 kemarin. Cukup mengejutkan dan mengecewakan para pendukung tim oranye yang secara kualitas jauh diatas Rusia. Kemenangan yang benar-benar luar biasa berkat pelatih jenius Guus Hiddink (bener gak ya tulisannya?). Strategi yang diterapkannya mampu mengalahkan gaya permainan total football ala Belanda.

Begitu juga dengan blog. Jika blog Anda masih baru, memiliki sedikit konten, dan pengunjung yang minim jangan dulu berkecil hati menghadapi berbagai blog yang secara kualitas mungkin berada jauh diatas Anda. Anda memerlukan strategi yang jitu. Saya pernah membuat 2 strategi yang cukup berhasil untuk mendapatkan trafik yang deras. Pertama, adalah strategi 8 Kiat Meningkatkan Trafik Pengunjung Blog Tanpa Mesin Pencari. Kedua, Strategi cara pasang iklan gratis di media cetak. Ketiga, Meningkatkan Trafik Blog Dengan AdGridwork. Setelah dicoba hasilnya cukup memuaskan. Jadi apa strategi yang selama ini Anda pakai?

Untuk para blogger penggemar sepakbola tolong minta kritik dan saran yang membangun ya ayuk

Blogging untuk hidup BUKAN hidup untuk blogging

Mana pernyataan yang menurut Anda paling tepat? “makan untuk hidup” atau “hidup untuk makan”? Saya rasa semua orang yang pernah mendengar pernyataan itu akan kompak mengatakan bahwa pernyataan pertama akan lebih tepat, mungkin karena gak mau dibilang rakus hehehe. Nah, khusus untuk para blogger, berikut ini pernyataan mana yang lebih tepat: “blogging untuk hidup” atau “hidup untuk blogging”?

Bisa saja ada yang memilih pernyataan 1 atau 2. Para blogger yang memilih pernyataan “blogging untuk hidup” merupakan blogger yang menggantungkan sebagian besar penghasilannya dari blog. Baginya blog merupakan sumber uang untuk menutup biaya hidup yang semakin tinggi. Waktu yang digunakan untuk mengisi blog tersebut juga dibatasi. Artinya ada jadwal waktu yang sudah ditentukan untuk melakukan update dan mengurus blog.

Bagaimana dengan blogger yang menganggap “hidup untuk blogging”? Apakah bisa disamakan dengan orang yang menganggap “hidup untuk makan”? Dengan makan, orang dapat terus hidup dan melakukan berbagai aktivitas. Namun jika makan menjadi prioritas utama hidup tentu hasilnya akan berbalik. Begitu juga dengan “hidup untuk blogging”. Dengan menulis untuk blog ada banyak hal positif yang bisa didapat. Menulis untuk Blog dapat menguntungkan secara finansial, mengeluarkan uneg-uneg, dan sebagai ajang tempat mencari teman yang memiliki hobi dan kesamaan dengan kita.

Yang kebanyakan terjadi kini blogger lebih memilih “hidup untuk blogging”. Seluruh sumber daya dikerahkan untuk blog. Buktinya? Banyak blogger bermunculan karena merasa blog adalah sarana yang tepat sebagai tempat “pelarian” dari berbagai masalah yang terjadi dalam hidup. Blog adalah bagian dari hidupnya. Baginya blog adalah teman setia tempat curhat tentang masalah pribadi yang mungkin tidak pantas untuk diketahui oleh banyak orang. Setiap kejadian yang dialami selalu dipublish ke blog. Maka banyak materi, waktu, dan tenaga yang dipakai untuk mengurus blog.

Biasanya ini terjadi pada orang-orang yang baru mengenal blog. Persis seperti yang terjadi pada orang-orang yang baru pertama kali mengetahui caranya chatting dengan YM! dan mencari teman di Friendster. Istilah kasarnya mereka kecanduan. Ya kecanduan blogging. Biasanya terjadi pada remaja usia sekolah yang kecanduan Internet.

Kalau saya sih lebih memilih blogging untuk hidup… sinchan

Bagaimana dengan Anda?

Tips Cara ngeblog Hemat

Agar sebuah blog tetap laris pengunjungnya mau gak mau harus tetap secara rutin diberi “suntikan” posting baru setiap minggunya. Ada juga yang rajin menulis untuk blog setiap harinya. Tentu saja ada untung dan ruginya. Keuntungannya pengunjung akan selalu rutin berkunjung setiap harinya sehingga meningkatkan trafik blog Anda. Kerugiannya biaya yang Anda keluarkan bisa menjadi cukup besar. Yang saya maksud adalah jika Anda masih blogging lewat warnet atau mengandalkan koneksi Internet dari Hp (3G/Gprs) dengan tidak berlangganan.

Semakin sering online, akan semakin tinggi juga biayanya. Jika Anda mempunyai Hp yang bisa dihubungkan ke PC (lewat bluetooth / USB) dan mempunyai fasilitas GPRS maka sedikit tips dari saya boleh dicoba. Tidak perlu pulsa yang banyak untuk ngeblog. Dengan pulsa hanya 500 perak Anda masih dapat memposting artikel terbaru untuk blog Anda.

Solusi yang cukup yahud adalah dengan menggunakan kolaborasi Microsoft Word 2007 dan kartu IM3. Microsoft Word 2007 mempunyai fitur untuk mengelola blog Anda, termasuk wordpress. Jadi Anda tidak perlu menggunakan browser untuk bisa login dan memposting artikel sehingga biaya akses GPRS bisa dikurangi. Kartu IM3 saya pilih karena biaya untuk GPRS hanya Rp 1/kb. Mentari juga bisa karena biayanya sama. Nah, kalau Anda belum tahu caranya mungkin bertanya bagaimana cara ngeblog dengan Microsoft Word 2007?

Tunggu artikelnya deh minggu depan.. ayuk

Metamorfosis DHINATACOM – Bagian 2

Melanjutkan bagian pertama dari artikel ini, saya pastikan blog DHINATACOM akan berubah total pada tanggal 1 Juli 2008. Desain theme hampir selesai. Saya belum bisa kasih screenshoot-nya karena belum komplit 100%. Ya mungkin ada sekitar 95%. Masih ada beberapa bagian skrip yang dapat menjadi bug yang cukup menggangu. Saya usahakan theme terbaru ini kompatibel 99% untuk semua browser terbaru yang dipakai oleh kebanyakan netter saat ini.

Untuk kategori artikel kemungkinan masih tetap sama, malah akan ada kategori baru seperti News dan Spesial Event. Istilah kategori akan saya rubah menjadi “rubrik” agar lebih sesuai dengan format majalah. Jadi kira-kira DHINATACOM edisi Juli 2008 akan memuat lebih dari 20 rubrik tentang TI dan money making.

Ok, sampai sini dulu saya mau melanjutkan mendesain theme lagi nggaya

Metamorfosis DHINATACOM – Bagian 1

Sejak DHINATACOM diluncurkan pada awal april 2008, ada banyak kejutan yang tidak saya pernah bayangkan sebelumnya. Pertama, banyak artikel yang saya tulis ternyata menjadi pilar artikel yang banyak dicari oleh pengguna Internet, cukup yahud untuk meningkatkan trafik blog dari SEO. Kedua, rangking Alexa naik drastis dari sekitar 7 jutaan, naik menjadi 1.4 juta, lalu menjadi 1.2 juta dan kini menjadi 800 ribuan.

Setelah 2 bulan menggunakan theme blog yang “seadanya”, maka sekitar awal Juli 2008 DHINATACOM akan bermetamorfosis menjadi format majalah. Ya benar-benar seperti majalah, baik dalam tampilan theme maupun dari segi penempatan artikel. Bukan tanpa alasan saya mengambil keputusan ini. Sudah 3 tahun lebih saya menjadi penulis lepas untuk media cetak IT dan Game di Indonesia. Jadi dengan saya memiliki pengalaman dalam bidang tulis menulis sudah cukup layak untuk membuat “majalah” IT sendiri dalam bentuk blog.

Seperti apa tampilan majalahnya? Apa saja rubrik yang akan dipublikasikan? Tunggu artikel ini dibagian yg kedua ya! sinchan