<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DHINATACOM &#187; Tips and Trick</title>
	<atom:link href="http://dhinata.com/category/tips-and-trick/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dhinata.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 06:14:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Cara Belajar Desain Blog Dengan Efektif</title>
		<link>http://dhinata.com/cara-belajar-desain-blog-dengan-efektif.html</link>
		<comments>http://dhinata.com/cara-belajar-desain-blog-dengan-efektif.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 16:38:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DHINATACOM</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[belajar desain]]></category>
		<category><![CDATA[css]]></category>
		<category><![CDATA[desain blog]]></category>
		<category><![CDATA[desain theme blog]]></category>
		<category><![CDATA[html]]></category>
		<category><![CDATA[javascript]]></category>
		<category><![CDATA[membuat theme blog]]></category>
		<category><![CDATA[merancang theme blog]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[tips desain blog]]></category>
		<category><![CDATA[tips desain web]]></category>
		<category><![CDATA[web design]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhinata.com/?p=959</guid>
		<description><![CDATA[Ada satu pertanyaan mendasar yang sering muncul dibenak para blogger pemula ketika sedang asiknya blog walking menjelajah blogosphere. Melihat desain blog milik teman atau orang lain yang tampak keren dan tidak standar memang bisa bikin hati iri :) Jadi sebenarnya ada gak sih cara yang cepat, mudah dan efektif untuk belajar mendesain blog sendiri? jawabannya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://img385.imageshack.us/my.php?image=colorwheel.jpg"><img style="border: 0pt none; margin-left: 5px; margin-right: 5px;" title="roda warna - color wheel" src="http://img385.imageshack.us/img385/7602/colorwheel.jpg" border="0" alt="roda warna - color wheel" width="150" height="150" align="left" /></a>Ada satu pertanyaan mendasar yang sering muncul dibenak para blogger pemula ketika sedang asiknya blog <em>walking</em> menjelajah <em>blogosphere</em>. Melihat desain blog milik teman atau orang lain yang tampak keren dan tidak standar memang bisa bikin hati iri :)</p>
<p>Jadi sebenarnya ada gak sih <strong>cara yang cepat, mudah dan efektif</strong> untuk belajar mendesain blog sendiri? jawabannya TIDAK ADA. Semua butuh proses. Tapi ada tips jitu dari para desainer web tentang cara belajar desain web yang efektif, mereka sudah mempraktekkannya dan berhasil.</p>
<h3>Apa saja hal dasar yang perlu dipelajari?</h3>
<p>Ada 4 bahasa pemrograman standar dalam web design: HTML, CSS, JavaScript dan PHP. Langkah pertama adalah Kamu perlu bisa membedakan <em><span style="color: #800000;">cara penulisan dan tag dasar</span></em> dari keempat bahasa tersebut, agar Kamu tidak rancu saat meng<em>edit</em> skrip <em>coding</em> dari theme blog yang Kamu gunakan.</p>
<p>Untuk PHP cukup pelajari cara penulisan tag sesuai dengan CMS blog yang Kamu pakai. Misalnya <a href="http://dhinata.com/tag/wordpress">WordPress</a>, sudah memiliki tag standar (<a href="http://dhinata.com/tutorial-desain-theme-wordpress-perintah-php-di-wordpress-bagian-1.html">Tutorial tag WordPress Bag 1</a>, <a href="http://dhinata.com/tutorial-desain-theme-wordpress-perintah-php-di-wordpress-bagian-2.html">Tutorial tag WordPress Bag 2</a>) dalam bahasa PHP yang langsung bisa Kamu gunakan tanpa perlu susah payah membuat perintahnya sendiri.</p>
<p>Nah, sekarang pertanyaanya pelajari yang mana dulu?</p>
<p>jawabannya adalah..</p>
<h2 style="text-align: center;">HTML → CSS  → PHP → JavaScript</h2>
<p><a href="http://dhinata.com/belajar-html-lebih-lanjut-bagian-1.html">HTML</a> ada diurutan pertama karena merupakan bahasa pemrograman utama yang WAJIB dipelajari dalam membangun sebuah halaman blog/website. Setelah halaman dasar dibangun, <a href="http://dhinata.com/bahasa-pemrograman-web-design-bagian-1.html">CSS</a> digunakan untuk memberikan &#8220;<em>makeup</em>&#8221; pada halaman. Sebagai langkah awal gunakan saja <em>tag</em> PHP standar bawaan dari theme blog yang sudah ada. <a href="http://dhinata.com/bahasa-pemrograman-web-design-bagian-2.html">JavaScript</a> bisa Anda pelajari untuk membuat halaman blog lebih interaktif, tapi tidak mutlak.</p>
<h3>Bagaimana dengan proses belajarnya?</h3>
<h2 style="text-align: center;">Modifikasi  → Merancang → Membuat</h2>
<p>Tidak ada salahnya untuk terlebih dahulu mempelajari <em>coding</em> dari theme buatan orang lain. Jika tahap modifikasi sudah tidak lagi sulit, sudah saatnya merancang desain theme buatan sendiri. Dalam tahap ini, corat-coret layout blog diatas kertas sangat membantu designer untuk membuat desain yang memiliki konsep dengan gambaran yang jelas dari pada sekedar langsung menggambar imajinasi yang ada dikepala ke layar monitor.</p>
<h3>Pelajari hingga 50%</h3>
<p>Jika semangat belajar lagi tinggi, semua modul pelajaran bisa dilahap sampai <span style="text-decoration: line-through;">kenyang</span> habis dalam sekali waktu. Ya, bisa saja dalam satu waktu Kamu mempelajari semua bahasa keempat pemrograman desain web, namun itu tidak efektif. Banyak senior menyarankan untuk <strong>mempelajari sebuah bahasa <span style="color: #800000;">hingga 50%</span>, lalu pelajari bahasa baru lainnya</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://img10.imageshack.us/my.php?image=proses1.jpg"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://img10.imageshack.us/img10/9103/proses1.jpg" border="0" alt="Belajar Web 1" /></a><br />Gambar 1</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://img385.imageshack.us/my.php?image=proses2.jpg"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" title="Belajar Web 2" src="http://img385.imageshack.us/img385/3671/proses2.jpg" border="0" alt="Belajar Web 2" width="300" height="250" /></a><br />Gambar 2</p>
<p>Jadi ketika sebuah bahasa pemrograman sudah Kamu kuasai hingga 50%, Kamu bisa melanjutkannya ke bahasa lain sehingga setahap demi setahap kamu akan menguasai semuanya karena saling berkaitan, dan begitu seterusnya. Bagi kebanyakan orang, cara ini lebih efektif ketimbang mempelajari semuanya secara bersamaan.</p>
<p>Selain pemrograman, Kam juga perlu belajar untuk membuat desain grafisnya. Tahap awal bisa juga untuk mengambil elemen-elemen grafis dari Internet, yang gratis pastinya :) Banyak kok website yang menyediakan desain header, tombol, dan pernak-pernik gambar untuk blog Kamu. Gunakan software grafis yang banyak penggunanya, Misal Adobe Photoshop, karena semakin banyak penggunanya, semakin banyak juga tutorial gratis yang bisa Kamu temukan di <a href="http://dhinata.com/category/internet">Internet</a>.</p>
<p>Selamat belajar!</p>
<p>Ada yang mau menambahkan?  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/ayuk.gif" alt="ayuk" class="wp-smiley" /> </p>
<p><small>color wheel image via <span style="color: #008000;">tigercolor.com</span></small></p>
<h3  class="related_post_title">Artikel Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://dhinata.com/membuat-halaman-single-berwarna-warni.html" title="Membuat Halaman Single Berwarna-Warni">Membuat Halaman Single Berwarna-Warni</a></li><li><a href="http://dhinata.com/tutorial-desain-theme-wordpress-perintah-php-di-wordpress-bagian-2.html" title="Tutorial desain theme WordPress: Perintah PHP di WordPress &#8211; Bagian 2">Tutorial desain theme WordPress: Perintah PHP di WordPress &#8211; Bagian 2</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhinata.com/cara-belajar-desain-blog-dengan-efektif.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Info Cara Optimasi SEO ala DHINATACOM</title>
		<link>http://dhinata.com/info-cara-optimasi-seo-ala-dhinatacom.html</link>
		<comments>http://dhinata.com/info-cara-optimasi-seo-ala-dhinatacom.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 09:01:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DHINATACOM</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[serp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhinata.com/?p=933</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan pembaca dari artikel Strategi SEO Maraton 10 Hari merupakan hutang yang harus saya lunasi :) Pada artikel tersebut saya berjanji untuk menulis tentang berbagai cara yang saya lakukan untuk melakukan optimasi keyword &#8220;Kompetisi Website Kompas MuDA &#8211; IM3&#8221; yang menjadi kriteria penilaian 30% oleh tim juri kompetisi. OK, tanpa banyak basa-basi lagi, berikut ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imageshack.us"><img style="border: 0pt none; margin-left: 5px; margin-right: 5px;" title="Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3" src="http://img297.imageshack.us/img297/6205/mudaerslv9.jpg" border="0" alt="Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3" width="250" height="118" align="left" /></a>Pertanyaan pembaca dari artikel <a href="http://dhinata.com/strategi-seo-maraton-10-hari.html">Strategi SEO Maraton 10 Hari</a> merupakan hutang yang harus saya lunasi :) Pada artikel tersebut saya berjanji untuk menulis tentang berbagai cara yang saya lakukan untuk melakukan optimasi keyword &#8220;<a href="http://dhinata.com/kompetisi-website-kompas-muda-im3.html">Kompetisi Website Kompas MuDA &#8211; IM3</a>&#8221; yang menjadi <a rel="nofollow" href="http://kompas.com/read/xml/2009/01/23/02023253/mudaers.berkompetisi.ketat" target="_blank">kriteria penilaian 30%</a> oleh tim juri kompetisi.</p>
<p>OK, tanpa banyak basa-basi lagi, berikut ini adalah cara yang saya lakukan dan saya tulis dengan transparan tanpa ada yang dikurangi dan dilebih-lebihkan :)</p>
<h3>On Page SEO</h3>
<p>Pertama-tama<span style="text-decoration: line-through;">x</span> sudah pasti harus dimulai dari blog kita sendiri. Untuk tugas ini saya menyerahkannya kepada plugin WordPress bernama <a rel="nofollow" href="http://wordpress.org/extend/plugins/all-in-one-seo-pack/" target="_blank">All In One SEO Pack</a>. Jika plugin sudah aktif maka pada saat menulis sebuah artikel, dibawahnya ada panel milik AIO yang bisa kita gunakan untuk mengatur secara manual title, deksripsi, dan keyword pada halaman. Contohnya pada gambar dibawah ini:</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://imageshack.us"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" title="AIO dhinatacom" src="http://img297.imageshack.us/img297/4566/aiodcomny3.jpg" border="0" alt="AIO dhinatacom" width="400" height="226" /></a></p>
<p>Beberapa backlink internal juga dibuat pada bagian homepage dan semua halaman yang menurut para master dapat juga mendongkrak SERP.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://imageshack.us"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" title="internal link dhinatacom" src="http://img144.imageshack.us/img144/9453/internalbacklinkxy0.gif" border="0" alt="internal link dhinatacom" width="480" height="500" /></a></p>
<h3>Off Page SEO</h3>
<p>Untuk melakukan optimasi diluar blog/website kita (Off Page SEO), backlink sangat diperlukan. Berikut adalah detailnya:</p>
<ul>
<li>7 backlink dari 3 blog di blogspot (posting dan blogroll).</li>
<li>2 backlink dari Friendster.com</li>
<li>3 backlink dari geocities.com (posting)</li>
<li>5 backlink dari 1 blog di wordpress.com (posting dan blogroll)</li>
<li>9 backlink dari 4 blog wordpress self hosting (posting dan blogroll)</li>
<li>5 backlink dari 5 Forum diskusi (tread dan signature)</li>
</ul>
<h3>Posisi Saat Ini Kok Turun?</h3>
<p>Yups, benar sekali! :) <a href="http://dhinata.com/">DHINATACOM</a> berada diurutan paling bawah halaman 1 alias nomor 10 padahal 1 minggu sebelumnya ada diposisi pertamax. Kenapa bisa begitu?</p>
<ul>
<li>Peserta lain giat melakukan optimasi</li>
<li><a rel="nofollow" href="http://www.google-dance-tool.com/what_is_google_dance.html">Google Dance</a>, peserta Busby SEO Test juga mengalaminya  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/nangis.gif" alt="nangis" class="wp-smiley" /> </li>
<li>Blog ini lama tidak diupdate, karena waktu liburan imlek kemarin jalan2 ke bandung  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/licik.gif" alt="licik" class="wp-smiley" /> </li>
<li>Google menganggap blog ini melakukan Spam karena sering nebeng keyword dikomentar blog orang lain yang <em>dofollow</em> hehehe&#8230;</li>
<li>Alasan lain yang tidak diketahui  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/konslet.gif" alt="konslet" class="wp-smiley" /> </li>
</ul>
<p>Nah, yang bikin saya bingung kok masih ada aja peserta yang cari backlink dari forum Mudaers, karena diforum itu link eksternal otomatis dibuat <em>nofollow</em>  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/licik.gif" alt="licik" class="wp-smiley" /> </p>
<p>Ok, begitulah cara seorang <em>newbie</em> seperti saya :) Mungkin gak berarti apa-apa kalau dipakai untuk Busby SEO Test  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/sinchan.gif" alt="sinchan" class="wp-smiley" /> </p>
<p>Oya, ngomong-ngomong siapa aja sih finalis lainnya? Kok gak diumumkan diwebsite resmi <a rel="nofollow" href="http://www.mudaers.com/" target="_blank">Kompas MuDA</a> ya? Ok, buat para finalis lainnya sampai bertemu di Istora Senayan Jakarta tanggal 1 Februari nanti  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/yess.gif" alt="yess" class="wp-smiley" /> </p>
<h3  class="related_post_title">Artikel Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://dhinata.com/kontes-design-banner-kliksaya-total-hadiah-rp-6-juta.html" title="Kontes Design Banner Kliksaya Total Hadiah Rp 6 Juta">Kontes Design Banner Kliksaya Total Hadiah Rp 6 Juta</a></li><li><a href="http://dhinata.com/mohon-dukungan-blogger-indonesia.html" title="Mohon Dukungan Blogger Indonesia :)">Mohon Dukungan Blogger Indonesia :)</a></li><li><a href="http://dhinata.com/best-wordpress-design-award-dari-wpwebhost.html" title="Best WordPress Design Award Dari WPWebHost">Best WordPress Design Award Dari WPWebHost</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhinata.com/info-cara-optimasi-seo-ala-dhinatacom.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sampah Elektronik Itu Berbahaya!</title>
		<link>http://dhinata.com/sampah-elektronik-itu-berbahaya.html</link>
		<comments>http://dhinata.com/sampah-elektronik-itu-berbahaya.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 05:56:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DHINATACOM</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi Website Kompas MuDA IM3]]></category>
		<category><![CDATA[sampah elektronik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhinata.com/?p=929</guid>
		<description><![CDATA[Salah seorang kenalan DHINATACOM pernah bercerita tentang pengalamannya sewaktu bekerja dan tinggal di Jepang. Disana sampah berupa barang elektronik merupakan hal yang sudah lumrah. Malah pernah ada seorang pemilik rumah yang membuang kipas angin miliknya cuma karena kabelnya putus! Padahal para ilmuwan secara kompak berpendapat bahwa masalah yang berkaitan dengan sampah berupa barang elektronik merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imageshack.us"><img style="border: 0pt none; margin-left: 5px; margin-right: 5px;" title="recycle bin computer" src="http://img525.imageshack.us/img525/9260/recycleui7.jpg" border="0" alt="recycle bin computer" width="200" height="233" align="left" /></a>Salah seorang kenalan <a href="http://dhinata.com/">DHINATACOM</a> pernah bercerita tentang pengalamannya sewaktu bekerja dan tinggal di Jepang. Disana sampah berupa barang elektronik merupakan hal yang sudah lumrah.</p>
<p>Malah pernah ada seorang pemilik rumah yang membuang kipas angin miliknya cuma karena kabelnya putus!  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/konslet.gif" alt="konslet" class="wp-smiley" /> </p>
<p>Padahal para ilmuwan secara kompak berpendapat bahwa masalah yang berkaitan dengan sampah berupa barang elektronik merupakan bahaya yang paling mengancam kelangsungan hidup di planet bumi kita, setelah masalah pemanasan global. Ya, dunia saat ini memang sudah dipenuhi oleh berbagai barang elektronik yang canggih namun ternyata dapat membahayakan kelangsungan makhluk hidup lainnya ketika benda tersebut menjadi sampah dan tidak digunakan dengan bijaksana.</p>
<p>Fakta lebih lanjut adalah perkiraan dari PBB yang menyatakan bahwa ada <a rel="nofollow" href="http://www.detikinet.com/read/2008/06/24/125033/961392/398/limbah-elektronik-tebar-racun-di-negara-berkembang" target="_blank">20 hingga 50 juta ton sampah elektronik</a> yang dihasilkan setiap tahun. 70% dari limbah tersebut dibuang dinegara-negara miskin dan berkembang.</p>
<p>Parahkan?  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/konslet.gif" alt="konslet" class="wp-smiley" /> </p>
<p>Padahal limbah tersebut merupakan sumber racun bagi manusia dan lingkungan sekitarnya karena pada saat proses pembuatan perangkat elektronik juga menggunakan berbagai macam bahan beracun. Jadi sudah pasti sangat berbahaya jika hal ini terus menerus dibiarkan terjadi tanpa adanya tindakan yang dapat mencegahnya.</p>
<p>Ok, kita mungkin gak bisa merubah prilaku semua orang, tapi paling gak kita bisa memulainya dari diri sendiri  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/sombong.gif" alt="sombong" class="wp-smiley" /> </p>
<p>Nah, berikut ini ada beberapa tips yang <span style="text-decoration: line-through;">harus</span> bisa dicoba  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/ayuk.gif" alt="ayuk" class="wp-smiley" /> </p>
<ul>
<li><strong>Jaga dan Rawat barang elektronik milik kita</strong>. Handphone, Mp3/Mp4 player, iPod, serta berbagai benda elektronik dirumah seperti Tv, DVD player, kipas angin, komputer  dan barang elektronik  lainnya memiliki &#8216;umur&#8217; yang mengukur masa penggunaannya. Semakin sering digunakan maka masa penggunaan barang tersebut juga semakin berkurang. Jadi gunakan barang-barang tersebut secara bijak. Kalau perlu Kamu bisa mematikannya jika sedang benar-benar tidak digunakan dan diperlukan. Tips lebih langkapnya bisa dibaca di artikel <a href="http://dhinata.com/menghadirkan-green-technology-di-rumah.html">Menghadirkan Green Technology Di Rumah</a>. Jangan lupa juga untuk merawatnya agar lebih awet, ikuti saran dari produsen barang tersebut karena produsennya adalah pihak yang paling tahu cara yang TEPAT untuk merawatnya.</li>
<li><strong>Coba usahakan untuk memperbaikinya</strong>. Kalau memang ternyata ada yang rusak, coba untuk memperbaikinya terlebih dahulu. Mungkin aja masalahnya itu gak terlalu parah seperti yang kita bayangkan. Tanyakan solusi untuk memperbaikinya pada tukang servis kenalan Kamu karena kalau sudah kenal biasanya segala cara akan diusahakan untuk memperbaikinya,dan juga ongkos servisnya bisa lebih murah hehehe&#8230;  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/nggaya.gif" alt="nggaya" class="wp-smiley" /> </li>
<li><strong>Daur ulang sampah elektronik kamu</strong>. Kalau memang gak bisa diperbaiki juga maka terpaksalah benda tersebut menjadi sampah. Eeittss, tapi jangan langsung dibuang. Beberapa malah bisa Kamu manfaatkan kembali. Misalnya, salah satu barang elektronik yang sering rusak adalah Stick PlayStation. Kamu bisa memanfaatkannya dengan mengambil bagian-bagian dari barang tersebut yang masih bagus seperti kabel, casing, tombol, karet, papan sirkuit didalamnya (PCB) dan lainnya. Jadi kalau ada stick PS yang rusak salah satu <em>spare part</em>nya kamu bisa ambil <em>spare part</em> yang masih bagus dari Stick rusak yang kamu simpan tadi.</li>
<li>Ikut <a href="http://dhinata.com/kompetisi-website-kompas-muda-im3.html">Kompetisi Website Kompas MuDA &#8211; IM3</a>. Hehehe&#8230; dengan ikut event ini berarti Kamu mendukung tim Kompas MuDA (<a href="http://www.mudaers.com/" target="_blank">www.mudaers.com</a>) untuk mengajak orang lain menjadi sahabat bumi :)</li>
</ul>
<p>Jadi bagaimana&#8230; Kamu sudah melakukannya  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/ayuk.gif" alt="ayuk" class="wp-smiley" />   <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/musik.gif" alt="musik" class="wp-smiley" /> </p>
<p><small>Image via <span style="color: #008000;">amalaserline.com/assets/images/Recycle.gif</span></small></p>
<h3  class="related_post_title">Artikel Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://dhinata.com/strategi-seo-maraton-10-hari.html" title="Strategi SEO Maraton 10 Hari">Strategi SEO Maraton 10 Hari</a></li><li><a href="http://dhinata.com/cara-yang-salah-menjadi-sahabat-bumi.html" title="Cara Yang Salah Menjadi Sahabat Bumi">Cara Yang Salah Menjadi Sahabat Bumi</a></li><li><a href="http://dhinata.com/cara-blogger-menghemat-energi.html" title="Cara Blogger Menghemat Energi">Cara Blogger Menghemat Energi</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhinata.com/sampah-elektronik-itu-berbahaya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Blogger Menghemat Energi</title>
		<link>http://dhinata.com/cara-blogger-menghemat-energi.html</link>
		<comments>http://dhinata.com/cara-blogger-menghemat-energi.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 04:29:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DHINATACOM</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[hemat energi]]></category>
		<category><![CDATA[hitam]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi Website Kompas MuDA IM3]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat bumi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhinata.com/?p=923</guid>
		<description><![CDATA[Selain menulis artikel untuk terus mengingatkan diri sendiri dan orang lain menjadi sahabat bumi, blogger juga bisa menjadi sahabat bumi dengan cara lainnya. Apa itu? Salah satu hal menarik yang banyak dilakukan blogger Indonesia dan blogger luar negeri lainnya adalah dengan menggunakan template/theme blog yang berwarna hitam. Menurut Universitas Stanford dan Departement yang mengawasi Energi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imageshack.us"><img style="border: 0pt none; margin-left: 5px; margin-right: 5px;" title="Menjadi Sahabat Bumi Dengan Menghemat Energi (Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3)" src="http://img443.imageshack.us/img443/4412/medehsaveenergy249x267gc0.gif" border="0" alt="Menjadi Sahabat Bumi Dengan Menghemat Energi (Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3)" width="249" height="267" align="left" /></a>Selain menulis artikel untuk terus mengingatkan diri sendiri dan orang lain menjadi sahabat bumi, <a title="Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3" href="http://dhinata.com/blogger-bisa-menjadi-sahabat-bumi.html">blogger juga bisa menjadi sahabat bumi</a> dengan cara lainnya. Apa itu?</p>
<p>Salah satu hal menarik yang banyak dilakukan blogger Indonesia dan blogger luar negeri lainnya adalah dengan menggunakan template/theme blog yang berwarna <strong>hitam</strong>. Menurut <a rel="nofollow" href="http://www.risingphoenixdesign.com/blackback.html" target="_blank">Universitas Stanford</a> dan <a rel="nofollow" href="http://www.risingphoenixdesign.com/blackback.html" target="_blank">Departement yang mengawasi Energi di US</a>, warna hitam pada layar monitor dapat mengurangi besarnya energi yang dikonsumsi oleh monitor. Google juga punya versi hitam yang dipercaya dapat membantu menghemat energi, <a rel="nofollow" href="http://blackle.com/" target="_blank">Blackle</a> namanya.</p>
<p>Namun apakah warna hitam itu pasti hemat energi? Menurut sejumlah peneliti di <a rel="nofollow" href="http://www.sciam.com/article.cfm?id=fact-or-fiction-black-is" target="_blank">SCIENTIFIC AMERICAN</a>, warna hitam pada monitor belum tentu dapat menghemat energi. Itu semua bergantung pada jenis monitor yang digunakan. Misalnya energi yang dikeluarkan dari monitor CRT dengan ukuran layar 18-inch (45,7-sentimeter) adalah 102 watt ketika menggunakan layar berwarna putih itu tetapi hanya 79 watt ketika menggunakan layar hitam itu.</p>
<p>Sedangkan besarnya energi yang dibutuhkan pada monitor LCD berukuran 17-inci (43-sentimeter) adalah 22,6 watt, sedangkan warna hitam membutuhkan energi lebih tinggi yaitu 23,2 watt. Jadi kesimpulannya adalah  warna hitam pada monitor CRT menggunakan energi lebih sedikit ketimbang menggunakan warna putih sedangkan LCD adalah sebaliknya, menggunakan energi lebih hemat jika menggunakan warna putih dan lebih boros jika pada warna hitam.</p>
<p>Jadi sesuaikan saja warna theme blog Kamu dengan jenis monitor yang Kamu gunakan untuk ngeblog. Meskipun tampak gak berarti, paling gak itu sudah membantu Kamu menghemat penggunaan biaya dan energi untuk diri sendiri.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan pengunjung blog kita? Gak mungkinkan kita suruh dia ganti monitor hanya untuk berkunjung ke blog kita.. hehehe&#8230; Itu hak mereka masing-masing. Tapi paling gak mereka sudah tahu upaya kita dan bisa ikut juga menjadi sahabat bumi. Oya, waktu yang Kamu gunakan untuk ngeblog dan <em>blog walking</em> juga bisa dikurangi untuk menghemat pengeluaran energi :)</p>
<blockquote><p>Artikel ini merupakan bagian dari<strong> <a title="Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3" href="http://dhinata.com/kompetisi-website-kompas-muda-im3.html">Kompetisi Website Kompas MuDA &#8211; IM3</a></strong>. Info lebih lanjut tentang <strong>Kompetisi Website Kompas MuDA &#8211; IM3 </strong>bisa dibaca di website Kompas MuDA <a href="http://www.mudaers.com/" target="_blank">www.mudaers.com</a></p></blockquote>
<p><small>Image via <span style="color: #008000;">keetsa.com</span></small></p>
<h3  class="related_post_title">Artikel Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://dhinata.com/blogger-bisa-menjadi-sahabat-bumi.html" title="Blogger Bisa Menjadi Sahabat Bumi">Blogger Bisa Menjadi Sahabat Bumi</a></li><li><a href="http://dhinata.com/strategi-seo-maraton-10-hari.html" title="Strategi SEO Maraton 10 Hari">Strategi SEO Maraton 10 Hari</a></li><li><a href="http://dhinata.com/sampah-elektronik-itu-berbahaya.html" title="Sampah Elektronik Itu Berbahaya!">Sampah Elektronik Itu Berbahaya!</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhinata.com/cara-blogger-menghemat-energi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Meningkatkan Jumlah Pelanggan Feed</title>
		<link>http://dhinata.com/tips-meningkatkan-jumlah-pelanggan-feed-pada-blog.html</link>
		<comments>http://dhinata.com/tips-meningkatkan-jumlah-pelanggan-feed-pada-blog.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 05:24:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DHINATACOM</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[email reader]]></category>
		<category><![CDATA[feed reader]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan blog]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan feed]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhinata.com/?p=920</guid>
		<description><![CDATA[Tidak bisa dipungkiri, salah satu motivasi penambah semangat kita dalam menulis untuk Blog adalah adanya pelanggan Feed, baik melalui feed reader maupun melalui email. Meskipun tidak semua pelanggan &#8216;meninggalkan jejak&#8217; diblog kita dengan memberikan komentar diakhir artikel, namun paling tidak ada rasa puas tersendiri ketika tahu bahwa tulisan kita dibaca oleh ratusan atau mungkin ribuan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak bisa dipungkiri, salah satu motivasi penambah semangat kita dalam menulis untuk Blog adalah adanya pelanggan Feed, baik melalui feed reader maupun melalui email. Meskipun tidak semua pelanggan &#8216;meninggalkan jejak&#8217; diblog kita dengan memberikan komentar diakhir artikel, namun paling tidak ada rasa puas tersendiri ketika tahu bahwa tulisan kita dibaca oleh ratusan atau mungkin ribuan orang setiap harinya.</p>
<p>Jumlah pelanggan feed memang bisa menjadi tolak ukur seberapa sukses dan berkualitas blog tersebut. Ketika melakukan <em>blogwalking</em> ke blog-blog lokal lainnya <a href="http://dhinata.com/">DHINATACOM</a> mendapati masih banyak blog yang belum memanfaatkan Rss feed untuk mengkonversi pengunjung yang lalu lalang menjadi pengunjung tetap. Adapun penyebabnya menurut DHINATACOM adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li><strong>Artikel untuk pelanggan dipotong</strong>. Ada yang hanya menyediakan setengah dari artikel, malah ada yang hanya sampai 1 paragraf.</li>
<li><strong>Tidak memiliki tema spesifik</strong>. Menyebabkan pengunjung tidak memiliki minat untuk mendapatkan artikel terbaru.</li>
<li><strong>Terlalu banyak menulis artikel diluar tema</strong>. Menulis tentang berbagai hal yang sebenarnya tidak ada kaitannya dengan tema utama blog. Pelanggan menganggap kiriman artikel dari Anda hanya membuat penuh Inbox mereka.</li>
<li><strong>Menulis dengan tema yang tidak dikuasai</strong>. Misalnya, banyak blog menulis tentang Money Making Online atau Internet marketing namun kualitas bobot tulisannya masih kurang, hanya berupa saduran dan kutipan dari blog para master yang telah menulisnya terlebih dahulu.</li>
<li><strong>Chicklet dan Form berlangganan sulit ditemukan</strong>. Entah mungkin karena warnanya terlihat samar dengan layout blog atau perhatian pengunjung tersimpangkan oleh banner-banner yang ada.</li>
</ul>
<p>Point-point diatas mungkin hanya sedikit dari beberapa penyebab sulitnya mendapat pelanggan feed. Bagaimana solusinya? Ya, point diatas dirubah menjadi kebalikannya. Berikut ini <a href="http://dhinata.com/category/tips-and-trick">tips</a>nya.</p>
<ul>
<li><strong>Memberikan artikel secara penuh</strong>. Jangan takut akan terjadi penurunan jumlah pengunjung, jika artikel menarik mereka juga akan berkungjung lagi kok untuk memberikan komentar juga untuk membaca komentar pengunjung lainnya.</li>
<li><strong>Memiliki tema spesifik</strong>. Blog yang memiliki tema spesifik berpeluang lebih besar untuk memperoleh pelanggan. Jadi tentukan tema dengan mempertimbangkan minat, hobi, dan keahlian yang Anda miliki.</li>
<li><strong>Menulis artikel yang berhubungan dengan tema</strong>. Porsi artikel yang berhubungan dengan tema sebaiknya lebih banyak dibanding artikel lainnya seperti kisah pribadi ataupun berita-berita yang sedang hot namun tidak behubungan dengan tema, yang sebenarnya bisa pengunjung dapatkan ditempat lain.</li>
<li><strong>Menulis dengan tema yang dikuasai</strong>. Ini juga akan mempermudah diri Anda sendiri untuk mengupdate dan mencegah terjadinya kehabisan ide seperti yang banyak dialami blogger pada umumnya.</li>
<li><strong>Letakkan </strong><strong>Chicklet dan Form berlangganan ditempat strategis. </strong>DHINATACOM dulu juga pernah salah tempat :) Pengunjung blog ini sulit untuk menemukannya, seperti mencari jarum ditumpukan jerami hehehe&#8230;</li>
</ul>
<p>Hasilnya DHINATACOM sekarang memiliki statistik jumlah pelanggan yang terus meningkat, sekitar 3-7 pelanggan perhari :)</p>
<p><a href="http://imageshack.us"><img src="http://img339.imageshack.us/img339/7572/tipsfeedrs3.jpg" border="0" alt="Image Hosted by ImageShack.us" /></a></p>
<p>Semoga membantu  <img src="http://dhinata.com/wp-content/plugins/more-smilies/default/ide.gif" alt="ide" class="wp-smiley" /> </p>
<h3  class="related_post_title">Baca Juga:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://dhinata.com/berburu-lirik-lagu-di-dunia-maya.html" title="Berburu Lirik Lagu Di Dunia Maya">Berburu Lirik Lagu Di Dunia Maya</a></li><li><a href="http://dhinata.com/download-wallpaper-hp-handphone.html" title="Download Wallpaper HP (Handphone)">Download Wallpaper HP (Handphone)</a></li><li><a href="http://dhinata.com/mozilla-firefox-memilih-text-dengan-keyboard.html" title="Mozilla Firefox : Memilih Text Dengan Keyboard">Mozilla Firefox : Memilih Text Dengan Keyboard</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhinata.com/tips-meningkatkan-jumlah-pelanggan-feed-pada-blog.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
