Blog Business Review Gadget Games General Highlight Humour Internet Mailbox Opinion Tips&Tricks Tutorial

Flash Player 9 for Linux: BETA November 2006



Author: DHINATACOM
Posted: 24.01.2007 at 11:42.
Last Updated: 24.01.2007 at 15:04.
1 Komentar.

Dulu banyak orang takut migrasi ke OS GNU/Linux karena saat itu belum banyak aplikasi yang dapat membantu pekerjaan mereka sehari-hari. Misalnya untuk membaca ebook berformat PDF. Memang aplikasi untuk kebutuhan tersebut sudah tersedia, tetapi masih banyak kekurangannya. Linux saat ini sudah jauh berbeda dengan yang dulu.
 Sekarang sudah banyak produsen software yang mulai mendukung GNU/Linux. Misalnya untuk contoh yang tadi telah disebutkan diatas, Adobe perusahaan yang mempopulerkan ebook berformat PDF, merilis Adobe Reader versi Linux. Ini merupakan bukti bahwa Linux saat ini sudah semakin fleksibel.

 Untuk urusan website, Adobe merilis Flash Player 9 for Linux. Tujuannya tentu saja agar pengguna setia Linux tetap bisa berkunjung ke situs Web yang mensyaratkan pengunjungnya untuk menginstall Flash Player 8 pada sistem mereka. Penulis mengguna PCLinuxOS untuk mencoba FP9 ini. Cara cukup mudah. Pertama urai paket terkompresi bernama FP9_plugin_beta_112006.tar.gz dengan menggunakan konsole. Kalau tidak mau repot, Anda bisa juga mengurainya menggunakan Winrar pada OS Windows. Lalu pindahkan file bernama libflashplayer.so ke direktori /usr/lib/mozilla/plugins. Masing-masing distro memiliki susunan direktori yang bisa jadi berbeda.

Tanpa perlu memulai ulang sistem, eksekusi browser Mozilla atau Mozilla Firefox lalu buka situs yang mensyaratkan Flash Player 8. Perlu Anda perhatikan bahwa masih terdapat beberapa bug yang mengganggu untuk user, misalnya tiba-tiba browser menutup sendiri jika sedang membuka situs yang memiliki elemen flash didalamnya.

Situs   : https://prerelease.adobe.com/ atau http://labs.adobe.com
Ukuran File  : 2.42 MB
Kategori   : Plugin
Lisensi   : Freeware
Harga   : –
Kebutuhan sistem  : GNU/Linux
Fitur utama  : Update Flash Player 9 untuk browser Mozilla versi Linux



komentar pembaca DHINATACOM

D . ( . P . diem . piss . kaget . nocomment . malu . mimpi . licik . ide . yess . tipi . tendang . sombong . sinchan . sial . senam . nyerah . ngiler . nggaya . nangis . musik . males . love . konslet . kembar . gatau . damn . bye . ayuk . belajar . tutupkuping . tolong . terharu . strees . serang . sendiri . ngakak . mimisan . mati . mantap . kesel . keren . kartukuning . kartumerah . fiuhhh . cendol . salaman . recseller . maho . marah . najis . kiss . bingung . berduka . takut . ngacir . ngacir2 . janganribut . capedeh .

Petunjuk komentar:
1. Tolong tulis komentar yang berhubungan dengan topik artikel. Jangan mengirim SPAM!
2. Komentar yang tidak berhubungan atau SPAM akan dihapus.
3. Klik gambar emoticon diatas untuk menampilkannya pada komentar Anda.

Catatan: Beberapa emoticon yang ditampilkan merupakan hak cipta dari Kaskus.

(required)

home DHINATACOM


Home Article Index Contact Disclaimer F.A.Q


langganan majalah DHINATACOM
Artikel Terbaru

Membersihkan Jamur di Dinding Apartemen

3 Hal Penting Yang Menentukan Kecantikan Pada Rumah Minimalis

Disclaimer . Contact Info . Privacy Policy . F A Q . Servis Komputer Tangerang
DHINATA.COM © 2008-2017 oleh Yoki DHINATA. Theme: D-Magz 3.1
Desain Tema oleh Yoki DHINATA. My Copyright Is Not Your Right To Copy.
Powered by WordPress. Hak Cipta Dilindungi.
home DHINATACOM