Hak Ciptaku Bukan Hak Ciptamu Untuk Memalsu




Terbit 30.10.2008. Edisi Oct 2008. Sudah ada 22 Komentar.
DHINATACOM

Kalau Anda saya tanya.. mau gak saya beri uang 1 milyar rupiah secara cuma-cuma? Jawabannya pasti dong pada jawab iya :) Mana ada yang bakal nolak.. hehehe.. jangankan orang.. tuyul aja doyan ama yang namanya duit, begitu kata Alm. Benyamin S. Tapi, ada tapinya loh, duit yang saya berikan itu semuanya PALSU alias uang palsu. Masih berminat? Ya gak lah buat apa duit palsu berharga juga nggak, pasti dengan kompak semua pembaca jawab seperti itu.

Ya, yang namanya barang aspal (asli tapi palsu) memang tidak berharga. Beberapa malah berbahaya bagi kehidupan seperti kasus telur palsu yang kini banyak beredar di Indonesia. Kenyataan sebenarnya semua orang tidak suka dengan yang palsu. Uang palsu, janji palsu, makanan palsu, saksi palsu, dan serba palsu lainnya membuat kita merasa jijik, tidak suka, dan menganggap barang bajakan dan tindakan tersebut suatu kejahatan.

Namun disisi lain ada sekelompok masyarakat yang lebih suka barang palsu. Ya, masyarakat dunia maya yang hidup sebagai blogger negatif. Pencurian konten (teks, gambar, audio/video, dll), pencurian themes blog, dan tindakan melanggar lainnya merupakan pelanggaran terhadap Hak cipta (HaKI) yang dimiliki oleh pembuatnya. Yang sering kali dipalsukan adalah artikel dari sebuah blog. Cukup dengan copas (copy paste) maka blog sipemalsu akan terupdate tanpa harus bersusah payah mengetik dan berpikir. Bukan hanya blogger professional bahkan blogger kelas teri seperti saya pun seringkali menjadi korban sipemalsu. Berkali-kali saya menemukan blog yang memuat hasil copas dari blog ini.

Ada blogger yang mengaku jadi perempuan padahal dirinya guy laki-laki, ada juga blogger yang mengaku umurnya masih 12 tahun padahal begitu saya selidiki profilnya sudah berumur 21 tahun. Mungkin maksudnya biar saya kasihan, jadi gak saya tegur kalau copas artikel dari blog ini. Sebenarnya efek negatif justru akan diterima oleh sipemalsu. Keahliannya dalam menulis tidak akan berkembang, blognya juga tidak akan dihargai oleh pengunjung karena hanya berupa posting hasil copas.

Sebenarnya masalah hak cipta tidak hanya melulu tentang copas, tapi sejauh mana penghargaan orang tersebut terhadap karya milik orang lain. Sebuah artikel dalam blog adalah sebuah karya seseorang. Berapapun panjang dan kualitasnya, semua artikel dalam blog harus dihargai. Dari pada mengcopas mentah-mentah karya orang lain, ada baiknya kita belajar dan menyelidiki bagaimana dia bisa membuat karya seperti itu. Anda, saya, dan blogger lainnya mempunyai hak cipta masing-masing. Jadi mari kita saling menghargai hak cipta yang kita miliki dengan terlebih dahulu menghargai juga hak cipta orang lain.

So, my copyright is not your right to copy.. deal?

Img source: oa.org



komentar pembaca DHINATACOM

  1. Ceploq says:

    Setuju mas, saya yang lebih kelasnya kutu ikan teri juga pernah jadi korban kopas mas, kampanye menghargai hak cipta orang lain harus kita suarakan bersama2, kalo perlu blogger se-indonesia,

    bagaimana kita mo dihargai oleh bangsa lain kalo bangsa sendiri aja gak pernah menghargai kita…

    nangis

    • Yoki says:

      walah.. masa mas ceplog kutunya ikan teri sih, kan jago cari cek adsense :) .. yaudah deh saya jadi cucunya kutu ikan teri :)

      iya emang harus dibikin kampanye kayaknya

      kembar

  2. gungde says:

    So, my copyright is not your right to copy.. deal? Sangat deal. Jujur saya pernah malakukan copas. memang saya cepat mempunyai artikel di blog. Tapi bukan menjadi kebanggan buat diri saya. Mungkin orang yang mengunjungi hanya sekedar mampir dan pergi tak kembali lagi.

    Memang kalau kita ingin ngeblog kita harus bisa memberikan sesuatu yang bernilai kepada pengunjung /pembaca blog kita. Bukan sekedar informasi copa yang kita dapat dari blog orang lain.

    Mari kompanyekan hal ini untuk mengurangi copas di Indonesia. Berhentilah COPAS mari Kita Menciptakan sesuatu yang bisa kita banggakan.

    • Yoki says:

      iya mungkin ramai diawalnya.. tapi pada gak balik lagi.. :)
      Kalau saja minta ijin dulu dan menyebutkan sumber asli artikel sebenarnya sih untuk saya gak terlalu masalah..
      habis kebanyakan cuma copas mentah2 tanpa cantumin sumber asli.. ditegur lewat komentar eh komennya diapus..

      trims atas kunjungannya mas ayuk

  3. suwung says:

    mas newbies nih diriku
    walo dah bangkotan
    cara mengetahui kalo tempat kita di copi paste gimana nih?

    • Yoki says:

      kalau saya sih biasanya gak sengaja nemu mas, begitu iseng cari-cari artikel sendiri untuk uji SEo eh ternyata nemu kembarannya :)
      Bisa liat juga dari trackback yang masuk.. biasanya sih diawal-awalnya aja dikasih link sumber asli, tapi gak lama kemudian diapus males

  4. kipram says:

    Mas, Saya ada di Balaraja

  5. Tony says:

    kok gitu ya? apa ga pede?

  6. “yang saya tahu… bangsa yang besar, bangsa yang bisa menghargai para pahlawannya”…. ngacir ngacir ngacir

    “jangan kan abang yang dah populer, saya yang kelas teri dari paling teri, pernah di copas, tapi gpp sih bang menurut saya, mungkin artikel saya bermanfaat bagi mereka, dosa atau gak nya, itu urusan Tuhan aja, yang penting kita bisa saling berbagi informasi”…

    indonesia bersatu
    “LAWAN KEMISKINAN”
    ide ide ide

    • Yoki says:

      asal disebutin sumber asli beserta LINK (bukan hanya URL yg gak bisa diklik) bagi saya copas juga gpp kok

      trims komennya sinchan

  7. JAUHDIMATA says:

    waduh kebetulan saya malah aliran copas bro, http://jauhdimata.kotangawi.com/aliran-copy-paste
    ada beberapa hal yang menjadi alasan mengapa saya copas.
    kebetulan saya juga bukan tipe pencari uang dari internet, jadi saya enjoi aja dengan copas. kalaupun tidak dihargai blogger lain juga nggak papa. minimal memudahkan saya untuk melihat sesuatu yang saya butuhkan. dari pada nyimpen banyak link, atau cari lagi dan cari lagi di google. males ah…

  8. Leoslab says:

    Wah bener banget, enak aja copas. Kan kasian yg ngetik huhuhuhu…

  9. arafi says:

    sebelumnya,,salam kenal dahulu,,blog ini keren bgt desainnya,,q bnyk nyimpen tutorial dr blog ini,,thx,,klo saya,,copas dari artikel2 umum,dan dari e-book2 yang q dapatkan,,tapi,,klo copas dari tulisan2 blogger,,saya ga berani dech : nyerah

  10. AzzaaM says:

    bagaimana jika hasil copas itu dicantumkan sumber aslinya, and tidak pernah dihapus keterangan sumbernya sampai kapanpun? Saya suka koleksi tulisan menarik milik blogger, dan disimpen di web terntentu. Biasanya seh buat referensi supaya bisa berkunjung balik, soalnya sering lupa artikelnya malu

  11. Bagus Bung Dhinata, copy paste harusnya hilang dari Indonesia ” Ke Laut Aja!!!” ngacir haha bagus banget….

  12. dani says:

    Ada pertanyaan yang belum bisa saya jawab. Kalo saya membuat suatu karya dengan software dan sistem operasi bajakan, lalu karya saya tersebut dibajak, apakah saya masih punya hak marah? Repot juga euy.. :)

  13. sood says:

    iya mas emang harus begitu terimakasih ni.. ngacir2

D . ( . P . diem . piss . kaget . nocomment . malu . mimpi . licik . ide . yess . tipi . tendang . sombong . sinchan . sial . senam . nyerah . ngiler . nggaya . nangis . musik . males . love . konslet . kembar . gatau . damn . bye . ayuk . belajar . tutupkuping . tolong . terharu . strees . serang . sendiri . ngakak . mimisan . mati . mantap . kesel . keren . kartukuning . kartumerah . fiuhhh . cendol . salaman . recseller . cekemail . maho . marah . najis . kiss . bingung . berduka . takut . ngacir . ngacir2 . janganribut . capedeh .

Petunjuk komentar:
1. Tolong tulis komentar yang berhubungan dengan topik artikel. Jangan mengirim SPAM!
2. Komentar yang tidak berhubungan atau SPAM akan dihapus.
3. Klik gambar emoticon diatas untuk menampilkannya pada komentar Anda.

Catatan: Beberapa emoticon yang ditampilkan merupakan hak cipta dari Kaskus - The Largest Indonesian Community.

(required)


Homepage DHINATACOM Subscribe RSS/Email Article Index Advertise Disclaimer Contact DHINATACOM F.A.Q (Frequently Ask Question)

LANGGANAN ARTIKEL




Powered by FeedBlitz