Ketika Blog Sepi Pengunjung – Bagian 2

Halo blogger, sudah baca bagian pertamax dari artikel ini? Kalau sudah mari kita kemon! Maksudnya kita diskusi lagi tentang tips-tips yang bisa dilakukan ketika blog sepi pengunjung. Kemarin saya sudah menulis untuk mulai mencoba analisa posting yang ada pada blog serta mengganti tema blog agar terlihat lebih fresh. Nah, dibagian keduax kita mulai lagi kelanjutan artikel kemarin. Seperti biasa saya akan banyak menggunakan serangkaian pertanyaan agar artikel menjadi lebih hidup…

3. Tetap menulis. Apakah saya memiliki jadwal yang teratur untuk memposting sebuah artikel? Apakah saya masih menulis meskipun tidak ada pengunjung yang akan membacanya dan memberi komentar? Apakah menulis sebuah artikel untuk blog adalah sesuatu yang sulit bagi saya …dll (dan lupa lagi)

Opini saya: Emang sih gak ada aturan baku seberapa sering artikel untuk blog harus diposting, tapi kalo pengunjung melihat artikel yang ada di blog Anda masih I.L.I.L (Itu Lagi Itu Lagi) bisa gak dateng lagi deh besok-besoknya. Jadi selain membuat artikel yang berguna, Anda juga perlu “menerbitkannya” secara teratur. Kalo perlu buat jadwal yang pasti kapan artikel akan diposting.

Memang sih agak berat, saya sendiri masih belum 100% teratur kok bikin artikelnya hehehe malu

4. Promosi alternatif. Kali ini gak pake pertanyaan, karena berupa saran. Jadi selain promosi lewat SEO, gunakan juga teknik promosi yang sudah saya tulis disini, disana, dan dimana-mana.

Opini saya: Mungkin sebagian cara yang saya tulis memang agak aneh dan tidak biasa. Tapi dari pada gak dicoba, lagian semua caranya gratis kok, beberapa cara malah bikin untung secara materi.

Jadi seperti biasa kritik dan saran bisa ditulis lewat komentar ayuk

11 thoughts on “Ketika Blog Sepi Pengunjung – Bagian 2”

  1. saya setuju dengan “tetap menulis”. klo dimasukkan dengan analogi kuburan dan mall, misalnya kita mau dagang tp ga punya modal untuk sewa tempat di mall, kita bisa buka pasar senggol di jalan raya samping kuburan. sambil tetep ngajak orang laen untuk jualan situ, lama2 kan rame juga… kesan kuburan pun akan hilang. asal siap2 dibayar pake duit orang mati. hahah… becadan…

    SUKSES!

  2. memang bener kalo buat hobby sih emang kadang ga peduli banyak pengunjung atau nggak. yang penting bisa nulis yg lagi dipikirin. tapi kadang juga senang kalo banyak yang liat tulisan kita, apalagi ninggalin komen :)
    ayuk

  3. kalo blog sepi pengunjung , biasanya bloggernya kurang share dengan blogger lain, habis nulis yaudah dibaca sendiri ……..itu kan namanya blog mati gan. siapa yang mau blognya mati ?? wah bisa serem…solusinya adalah : blogger harus sering update berita terbaru , lalu share di koment2 blogger lain, yajin deh , dalam sehari blog kita pasti di serbu pengunjung.

    salam sukses blogger indonesia janganribut

  4. ya, kalo dah sepi mau gimana lagi. ibarat dagang sayur, semua tetap tergantung lokasi dsb.kadang meski pun sudah mengikuti teori perdagangan, faktor eksternal juga ngaruh, seperti pas dagang es, biasanya laris manis, eh hujan ga turun-turun. sapa juga yang mau beli es ujan-ujan. untuknya kita nge blog, bknnya daganf es yach takut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *