Temukan Rahasia 4 langkah belajar HTML, PHP & MySQL. Klik Disini!

Sampah Elektronik Itu Berbahaya!




Mau Cari Informasi tentang Teknologi/Game? Cari Artikel Disini!


Terbit 19.01.2009. Edisi Jan 2009. Sudah ada 11 Komentar.
DHINATACOM

recycle bin computerSalah seorang kenalan DHINATACOM pernah bercerita tentang pengalamannya sewaktu bekerja dan tinggal di Jepang. Disana sampah berupa barang elektronik merupakan hal yang sudah lumrah.

Malah pernah ada seorang pemilik rumah yang membuang kipas angin miliknya cuma karena kabelnya putus! konslet

Padahal para ilmuwan secara kompak berpendapat bahwa masalah yang berkaitan dengan sampah berupa barang elektronik merupakan bahaya yang paling mengancam kelangsungan hidup di planet bumi kita, setelah masalah pemanasan global. Ya, dunia saat ini memang sudah dipenuhi oleh berbagai barang elektronik yang canggih namun ternyata dapat membahayakan kelangsungan makhluk hidup lainnya ketika benda tersebut menjadi sampah dan tidak digunakan dengan bijaksana.

Fakta lebih lanjut adalah perkiraan dari PBB yang menyatakan bahwa ada 20 hingga 50 juta ton sampah elektronik yang dihasilkan setiap tahun. 70% dari limbah tersebut dibuang dinegara-negara miskin dan berkembang.

Parahkan? konslet

Padahal limbah tersebut merupakan sumber racun bagi manusia dan lingkungan sekitarnya karena pada saat proses pembuatan perangkat elektronik juga menggunakan berbagai macam bahan beracun. Jadi sudah pasti sangat berbahaya jika hal ini terus menerus dibiarkan terjadi tanpa adanya tindakan yang dapat mencegahnya.

Ok, kita mungkin gak bisa merubah prilaku semua orang, tapi paling gak kita bisa memulainya dari diri sendiri sombong

Nah, berikut ini ada beberapa tips yang harus bisa dicoba ayuk

  • Jaga dan Rawat barang elektronik milik kita. Handphone, Mp3/Mp4 player, iPod, serta berbagai benda elektronik dirumah seperti Tv, DVD player, kipas angin, komputer  dan barang elektronik  lainnya memiliki ‘umur’ yang mengukur masa penggunaannya. Semakin sering digunakan maka masa penggunaan barang tersebut juga semakin berkurang. Jadi gunakan barang-barang tersebut secara bijak. Kalau perlu Kamu bisa mematikannya jika sedang benar-benar tidak digunakan dan diperlukan. Tips lebih langkapnya bisa dibaca di artikel Menghadirkan Green Technology Di Rumah. Jangan lupa juga untuk merawatnya agar lebih awet, ikuti saran dari produsen barang tersebut karena produsennya adalah pihak yang paling tahu cara yang TEPAT untuk merawatnya.
  • Coba usahakan untuk memperbaikinya. Kalau memang ternyata ada yang rusak, coba untuk memperbaikinya terlebih dahulu. Mungkin aja masalahnya itu gak terlalu parah seperti yang kita bayangkan. Tanyakan solusi untuk memperbaikinya pada tukang servis kenalan Kamu karena kalau sudah kenal biasanya segala cara akan diusahakan untuk memperbaikinya,dan juga ongkos servisnya bisa lebih murah hehehe… nggaya
  • Daur ulang sampah elektronik kamu. Kalau memang gak bisa diperbaiki juga maka terpaksalah benda tersebut menjadi sampah. Eeittss, tapi jangan langsung dibuang. Beberapa malah bisa Kamu manfaatkan kembali. Misalnya, salah satu barang elektronik yang sering rusak adalah Stick PlayStation. Kamu bisa memanfaatkannya dengan mengambil bagian-bagian dari barang tersebut yang masih bagus seperti kabel, casing, tombol, karet, papan sirkuit didalamnya (PCB) dan lainnya. Jadi kalau ada stick PS yang rusak salah satu spare partnya kamu bisa ambil spare part yang masih bagus dari Stick rusak yang kamu simpan tadi.
  • Ikut Kompetisi Website Kompas MuDA – IM3. Hehehe… dengan ikut event ini berarti Kamu mendukung tim Kompas MuDA (www.mudaers.com) untuk mengajak orang lain menjadi sahabat bumi :)

Jadi bagaimana… Kamu sudah melakukannya ayuk musik

Image via amalaserline.com/assets/images/Recycle.gif

Artikel Terkait:







Powered by FeedBlitz

komentar pembaca DHINATACOM

capedeh
sampah elektronik memang berbahaya. makanya, kalau kamu nggak butuh handphone kamu yang masih bisa pakai ,kirim aja ke aku, nggak bakalan jadi sampah lagi khan buat kamu.
malu

wahaha… kalau di indonesia sih mau rusak atau gak tetep aja laku licik

 
 

bwah jepang benar-benar kaya kali.

iya, denger2 disana barang2 elektronik dan gadget yang kita anggap mewah itu sudah sangat biasa

 
 

Wah… ide yang bagus nih Mas Yoki… Saya coba ah… jadi sahabat bumi… Hehe…

 
 

sebaiknya sampah elektro itu dibakar aja hingga tak membahayakan ngacir

tentunya dimusnahkan sesuai dengan petunjuk yang benar ide

 
 

waaah ide bagus neh marilah kita rawat bumi kita yess mulai dari diri sendiri dulu ngacir lets go green ayuk

 

kalau perangkat elektronik saya jika sudah diperbaiki tidak lama lagi rusak lagi,eh eh di perbaiki lagi,rusak lagi ,wah berarti harus dikirim ketempat pembuangan akhir yang menghasilkan dana kecil yaitu tukang jual beli barang bekas keliling ( tukang loak ).berarti buang ,bersih ,uang kecil.

 

wah termakasih atas tipsnya semoga bermanfaat untuk kita semua

 
Nama (harus diisi)
E-mail (harus diisi - tidak akan ditampilkan)
Alamat Website/Blog Anda. (tidak wajib diisi)

Komentar Anda (smaller size | larger size)
yess . tipi . tendang . sombong . sinchan . sial . senam . nyerah . ngiler . nggaya . nangis . musik . males . love . konslet . kembar . gatau . damn . bye . ayuk . ngacir . nocomment . malu . mimpi . licik . ide . capedeh . cendol . batamerah . salaman . recseller . cekemail . maho . marah . najis . takut . ngacir2 . sundul . janganribut . capedeh2 . nosara . kacau .
Petunjuk komentar:
1. Tolong tulis komentar yang berhubungan dengan topik artikel. Jangan mengirim SPAM!
2. Tag standar HTML yang diperbolehkan:
    <a href> <blockquote> <code> <strike> <strong>
3. Komentar yang tidak berhubungan atau SPAM akan dihapus.
4. Klik gambar emoticon diatas untuk menampilkannya pada komentar Anda.

Catatan: Beberapa emoticon yang ditampilkan merupakan hak cipta dari Kaskus - The Largest Indonesian Community.