Blog Business Review Gadget Games General Highlight Humour Internet Mailbox Opinion Tips&Tricks Tutorial

SEO Tip: Jangan Lupa Cek Bounce Ratemu



Author: Guest Blogger
Posted: 15.12.2008 at 11:14.
Last Updated: 15.12.2008 at 11:25.
21 Komentar.

bounceBerbagai macam jurus dan trik SEO dipakai untuk meningkatkan trafik, entah apapun tujuan situs anda. SEO bukanlah permainan gampang dan butuh ketelitian, termasuk juga kesabaran ekstra mengamati naik turunnya Google PageRank. Setelah melewati jerih payah ini, apakah pengunjung yang tersaring lewat mesin pencari sesuai dengan harapan anda?

Sebelum kita berdiskusi lebih jauh, berikut sedikit penjelasan tentang Bounce Rate. Bounce Rate merupakan salah satu fitur Google Analytics yang berguna untuk mendeteksi berapa banyak pengunjung yang ‘kecewa’ dan langsung meninggalkan halaman dalam kurun waktu singkat, tanpa lanjut ke halaman lain. Pada dasarnya, pengunjung yang berlalu-lalang di mesin pencari merupakan sasaran empuk bagi pemilik blog. Karena search engine, seperti Google, adalah sumber trafik yang gratis dan dominan.

Berikut adalah beberapa tipe pengunjung yang mungkin menghampiri blog/situs anda:

    Pengunjung Setia
    Pengunjung yang satu ini adalah pelanggan setia yang rajin menghampiri blog/situs anda, termasuk rajin meninggalkan komentar.

    Pengunjung Tidak Reguler
    Gerombolan ini biasanya adalah pengunjung yang boleh dibilang menyukai situs anda separuh hati. Kadang saja mampir, tapi frekuensinya termasuk jarang.

    Pelalu-Lalang
    Kelompok ini biasanya adalah operan dari blog/situs lain, termasuk mesin pencari. Pengunjung dalam grup inilah yang perlu diyakinkan, bila memang tujuan anda adalah mengumpulkan pengunjung setia.

    Pelanggan RSS
    Pembaca yang suka sekali dengan blog anda, dan setia membaca. Namun jarang berkomentar dan lebih memilih untuk mengamati lewat RSS reader-nya.

Nah, makakah pengunjung yang anda anggap ideal?

Perlu diketahui, untuk masalah monetisasi yang berkaitan dengan iklan, konon sangat bertentangan dengan idealisme untuk mengumpulkan pengunjung setia. Dengan kata lain, pengunjung setia mempunyai kecenderungan lebih untuk tidak klik iklan, karena mereka lebih fokus ke materi yang disuguhkan. Sedangkan para pelalu-lalang yang pertama kali masuk blog anda masih terbilang belum terbiasa dan meraba-raba apa yang anda berusaha suguhkan. Nah, dalam kesempatan ini tampilan iklan semacam Google AdSense bakalan mempunyai peluang lebih besar untuk diklik. Tentu saja Bounce Rate yang tercatat jadi lebih tinggi.

Akhir kata, untuk membangun blog berkualitas yang mengutamakan barisan pembaca setia, nilai Bounce Rate lebih rendah (sekitar 50%) boleh dibilang target yang ideal. Namun bila monetisasi yang diutamakan dan hanya mempunyai tujuan singkat saja, maka bersiaplah dengan nilai Bounce Rate yang lebih tinggi. Tapi nilai ini tidak selalu berbanding lurus dengan nilai pendapatan dari iklan :).

Bila anda telah menggunakan Google Analytics, berapakah Bounce Rate blog/situs anda?

Tentang Penulis:

Ivan Sielegar adalah pengamat informasi teknologi yang sehari-hari menulis di blognya NavinoT.

Artikel ini merupakan tulisan dari Guest Blogger DHINATACOM. Jika berminat menjadi Guest Blogger silahkan petunjuk dan tatacara pada halaman ini.



komentar pembaca DHINATACOM

  1. andy says:

    hmmm…bener juga tuh mas tentang klasifikasi pengunjungnya, klo rss reader emang tertarik banget sama artikel kita dan ingin segera tau updatenya, tapi klo dari pergerakan dan perilakunya emang jarang untuk bisa dirubah jadi monetisasi, justru trafik yang datang lewat search engine ini yang biasanya lebih memiliki probabilitas untuk dimonetisasi. Jadi klo menurut aku klo itu jalannya berarti kita harus nurunin tingkat bounce rate blog kita maksimal 50%, karena dengan begitu maka search engine akan lebih mengangkat seo ranking blog dalam penyusunan disearch enginenya. Terutama Google yang memperhatikan sekali tingkat bounce rate blog/website. Btw thank nih mas infonya, jadi aku lebih bisa memilah jenis pengunjung blog dan ketertarikannya agar bisa di monetisasi

  2. vivi hot says:

    nice info bro..keep in posting

  3. ibnea says:

    gan blog agan kren.
    coba kasi masukan di blog ane.
    ni linknya
    Pondok Daun

  4. Googlesport says:

    Terima kasih infonya..

D . ( . P . diem . piss . kaget . nocomment . malu . mimpi . licik . ide . yess . tipi . tendang . sombong . sinchan . sial . senam . nyerah . ngiler . nggaya . nangis . musik . males . love . konslet . kembar . gatau . damn . bye . ayuk . belajar . tutupkuping . tolong . terharu . strees . serang . sendiri . ngakak . mimisan . mati . mantap . kesel . keren . kartukuning . kartumerah . fiuhhh . cendol . salaman . recseller . maho . marah . najis . kiss . bingung . berduka . takut . ngacir . ngacir2 . janganribut . capedeh .

Petunjuk komentar:
1. Tolong tulis komentar yang berhubungan dengan topik artikel. Jangan mengirim SPAM!
2. Komentar yang tidak berhubungan atau SPAM akan dihapus.
3. Klik gambar emoticon diatas untuk menampilkannya pada komentar Anda.

Catatan: Beberapa emoticon yang ditampilkan merupakan hak cipta dari Kaskus.

home DHINATACOM


Home Article Index Contact Disclaimer F.A.Q


langganan majalah DHINATACOM
Artikel Terbaru

Internet Hemat dengan Paket Simpati di Bawah 1 GB

Membuat Jaringan Multimedia Server Dengan PC Windows dan Smartphone Android

Disclaimer . Contact Info . Privacy Policy . F A Q . Servis Komputer Tangerang
DHINATA.COM © 2008-2017 oleh Yoki DHINATA. Theme: D-Magz 3.1
Desain Tema oleh Yoki DHINATA. My Copyright Is Not Your Right To Copy.
Powered by WordPress. Hak Cipta Dilindungi.
home DHINATACOM