Strategi cara pasang iklan gratis di media cetak




Terbit 07.11.2007. Edisi Nov 2007. Sudah ada 26 Komentar.
DHINATACOM

Cara promosi website bisa dilakukan dengan banyak cara, namun kalau dikategorikan hanya ada dua macam, yaitu online dan offline. Untuk cara online, sebagai publisher pasti Anda tau lah, bisa dengan tukeran link, submit URL ke situs direktori, social bookmarking, dll (dan lupa lagi hehehe…). Cara online banyak dilakukan karena cukup mudah dan yg paling penting adalah kebanyakan gratis D

Untuk promosi dengan cara offline tentu saja menggunakan media yg berbeda. Cara offline yg biasa digunakan adalah dengan memasang iklan pada koran, tabloid, majalah dll…
Bisa dipastikan, gak semua pemilik situs bisa promosi dgn cara offline. Alasannya? kalo pasang iklan dimedia tsb ya pasti bayar. Belum pernah tuh saya liat ada majalah yg ngasih tempat untuk pasang iklan secara gratis :)

Nah, yg akan kita bahas dalam tulisan ini adalah bagaimana caranya agar kita bisa memasang iklan terselubung secara gratis bahkan pada majalah atau tabloid yg terkenal di Indonesia. Jujur aja ide ini muncul saat saya sedang pusing karena salah satu situs baru saya mendapat sedikit sekali pengunjung dari SEO dan backlink. Akhirnya dateng deh ide kreatif dan iseng untuk “mengerjai” media cetak yg ada di Indonesia hehehe… D Hasilnya bisa jadi cukup memuaskan. Misalkan nama situs Anda muncul pada tabloid yg memiliki 100.000 pembaca tetap. Nah bisa jadi Anda memiliki ribuan visitor baru setiap harinya..

OK tanpa perlu panjang lebar, mungkin Anda dari tadi masih penasaran bagaimana caranya… kita langsung bahas deh.

Strategi 1: Buat artikel yg membahas situs Anda secara detail
Dalam sebuah majalah/koran/tabloid tidak semua artikel yang ditampilkan merupakan hasil tulisan dari redaksinya. Ada beberapa media cetak yg open source, alias menerima kiriman artikel dari pembacanya. Nah, ini adalah salah satu peluang emas Anda untuk berpromosi secara gratis, malahan nanti Anda dapat imbalan karena telah mengirimkan artikel.

Agar lebih fair Anda bisa menggunakan identitas pihak lain dalam artikel tulisan Anda. Karena biasanya pihak redaksi akan lebih menghargai sudut pandang orang lain dari pada pembuatnya. Jadi seolah-olah Anda tidak tahu kalau ada orang lain yg sedang me-review situs Anda dan membuat artikelnya, padahal…. hehehe… belum tau dia :)

Strategi 2: Minta agar salah satu redaksinya mereview situs Anda lalu membahasnya
Gak semua redaksi media cetak selalu punya bahan untuk membuat tulisannya. Nah ini peluang emas kedua bagi Anda. Jadi jangan putus asa dulu jika ternyata Anda gak mampu membuat artikel karena gak terbiasa menulis. Anda bisa mengirim email pada salah satu penulisnya, bahkan pada pimpinan media cetak tersebut! Penulis yg sedang gak punya ide pasti akan menerima saran Anda dengan sukarela. Nah kalo Anda bingung bagaimana formatnya, saya kasih contoh deh email “bekas” kiriman saya hehehe…

Halo “Nama Redaksi”
Saya “nama anda”, owner dari “nama situs” (
www.situsanda.com). Lewat email ini saya ingin bekerja sama dengan majalah “nama majalah” untuk membahas “topik situs Anda” yg ada di Indonesia. Saat ini para netter yang sedang mencari informasi “topik situs anda” yang ada di Indonesia masih bergantung pada situs dari luar negeri. Padahal sekarang ini ada banyak situs web di Indonesia yang menyediakan infomasi “topik situs anda” seperti “nama situs anda” (www.situsanda.com), “situs sejenis” (www.situssejenis.com), dll. Oleh sebab itu sangat disayangkan apabila kita tidak memanfaatkan bandwidth lokal dan fasilitas yg telah diberikan oleh anak negeri. Salah satu penyebabnya adalah karena situs tersebut kurang dipublikasikan. Oleh sebab itu besar harapan saya “nama majalah” dapat menjadi media dalam penyebaran informasi ini dengan membahasnya secara khusus.
Terima Kasih

Regard.

“nama anda”
email@anda.com

Yang perlu diingat adalah seperti contoh email diatas Anda perlu bermain fair dengan menyebutkan juga situs sejenis yg sama dengan situs Anda. Tujuannya agar redaksi menilai bahwa kita memang benar-benar tulus ingin “menolong” para Netter, bukan mencari keuntungan semata. Tapi jangan juga menyebutkan situs sejenis yg Anda rasa merupakan pesaing terberat Anda. Sebutin aja situs sejenis yg kualitasnya jauh dibawah situs milik Anda hehehe… D

Kalo perlu untuk sementara waktu sebelum nama situs nongol dimajalahnya, cabut semua iklan yg terpasang pada situs Anda, tujuannya ya tentu saja seperti yg tadi saya katakan, redaksi akan menilai Anda tidak sedang mecari keuntungan. Kalo sudah dimuat ya jgn lupa pasang lagi hehehe…

Strategi 3: Pura-pura nanya ke redaksi tentang situs Anda
Jadi gimana apakah strategi 1 dan 2 sudah berhasil? Kalo belum mungkin inilah strategi terakhir yg bisa Anda coba, dan memang cara ini yg paling sering saya pake hehehe D

Anda bisa berpura-pura menjadi pembaca setia yg sedang bingung lalu menanyakan soal situs Anda keredaksi. Sebagai contoh kasus seperti ini: Anda punya situs yang membahas tentang download themes henpon. Nah Anda bisa mengirim email ke salah satu tabloid tentang henpon yg ada di Indonesia. Format emailnya kira-kira begini:

Halo Redaksi
Saya “nama anda”, salah satu pelanggan setiamu. Saya ada 1 pertanyaan nih, tolong dijawab ya!

Saya biasa mendownload themes henpon melalui “situs anda”. Selain situs tsb apakah redaksi tahu website lainnya yg menyediakan link untuk mendownload themes henpon. karena sejauh pengamatan saya saat ini hanya “situs anda” yang menyediakan link download themes henpon secara uptodate dan berkualitas. Mohon segera dijawab dan dimuat ya. Semoga “nama tabloid” tetap menjadi tabloid no 1 di indonesia!

Terima kasih

“nama anda”

Ada beberapa poin yg perlu Anda perhatikan disini. 1. Anda menyebutkan bahwa Anda adalah salah satu pelanggan setia dari media cetak tsb, tujuannya tentu saja agar kemungkinan redaksi menjawab lebih besar hehehe… 2. Anda perlu sedikit memuji media tsb. Email yg diatas hanya contoh aja, selanjutnya bisa Anda coba sendiri.

OK, sampe disini dulu, mungkin Anda punya cara lain?

1 hal lagi… mudah-mudahan gak ada redaksi media cetak yg baca blog ini.. hehehe D



komentar pembaca DHINATACOM

  1. aa says:

    wah thx infonya neh good

  2. aa says:

    keren artikelnya

  3. ujexx says:

    hehehe.. idenya segar dan brutal tapi cerdas… hehehe

  4. Bisa dicoba, dan memang betul, mudah2an tdk ada redaksi media cetak yg baca blog ini D

  5. Peter says:

    ada juga ya cara gitu.. thanks ya :)

  6. [...] mengirim email ke surat pembaca media cetak, gunakan alamat email yang berakhiran domain blog Anda. Dengan semakin [...]

  7. salaman
    nice info bos, perlu di praktekkna ini.
    ngacir2

  8. nia says:

    redaksi sekarang semakin pinter. terutama yang cara 2 biasanya gak dianggep lg.

    tp cara 1 memang sering dipake dan umum. memang gitu caranya yg paling bagus :)

D . ( . P . diem . piss . kaget . nocomment . malu . mimpi . licik . ide . yess . tipi . tendang . sombong . sinchan . sial . senam . nyerah . ngiler . nggaya . nangis . musik . males . love . konslet . kembar . gatau . damn . bye . ayuk . belajar . tutupkuping . tolong . terharu . strees . serang . sendiri . ngakak . mimisan . mati . mantap . kesel . keren . kartukuning . kartumerah . fiuhhh . cendol . salaman . recseller . cekemail . maho . marah . najis . kiss . bingung . berduka . takut . ngacir . ngacir2 . janganribut . capedeh .

Petunjuk komentar:
1. Tolong tulis komentar yang berhubungan dengan topik artikel. Jangan mengirim SPAM!
2. Komentar yang tidak berhubungan atau SPAM akan dihapus.
3. Klik gambar emoticon diatas untuk menampilkannya pada komentar Anda.

Catatan: Beberapa emoticon yang ditampilkan merupakan hak cipta dari Kaskus - The Largest Indonesian Community.

(required)


Homepage DHINATACOM Subscribe RSS/Email Article Index Advertise Disclaimer Contact DHINATACOM F.A.Q (Frequently Ask Question)

LANGGANAN ARTIKEL




Powered by FeedBlitz