Tag Archives: mp3

Memperkecil Ukuran File MP3

Perjalanan liburan akhir tahun bisa jadi membosankan apalagi jika tempat wisata yang akan dituju cukup jauh dengan waktuh tempuh berjam-jam. Salah satu cara yang ampuh untuk ‘membunuh’ rasa bosan adalah dengan mendengarkan musik. Saat ini musik digital sudah mengeser walkman yang sudah kuno. Yup, musik dalam format audio MP3 memang lebih praktis dan lebih banyak keunggulannya dari pada cara jadul dengan kaset tape.

Sewaktu pergi berlibur, sudah pasti ponsel atau MP3/MP4 player Anda sudah penuh dijejali lagu favorit. Semakin besar kapasitas penyimpanan perangkat Anda, semakin banyak juga lagu yang bisa dibawa. Bagi yang media penyimpanannya terbatas salah satu solusinya adalah memperkecil ukuran file MP3 yang akan dibawa. Kalau ukuran sebelumnya 3 Mb maka setelah dioptimasi bisa menjadi 2 Mb, lumayankan :)

Bagaimana caranya? Berikut adalah tutorialnya…

Download dan Setting Audacity + Lame MP3 Encoder

Software gratis yang akan kita gunakan adalah Audacity dengan bantuan Lame MP3 Encoder. Download Audacity dan Lame MP3 Encoder terlebih dahulu melalui link dibawah ini:

Jika download telah selesai, install software Audacity. Jika sudah selesai kita akan memadukan Audacity dan Lame MP3 Encoder. Begini langkah-langkahnya:

  • Ekstrak ke harddisk isi dari paket file lame3.98.2.zip (Angka pada nama file dapat berbeda karena versi yang terus diperbarui).
  • Buka aplikasi Audacity.
  • Klik menu Edit > Preferences… atau tekan CTRL+P.
  • Masuk kedalam tab menu File Formats. Klik tombol Find Library.

Image Hosted by ImageShack.us

  • Jika muncul jendela seperti dibawah ini jawab saja dengan Yes.

Image Hosted by ImageShack.us

  • Cari lokasi folder tempat Lame MP3 Encoder di ekstrak, pilih file lame_enc.dll lalu klik tombol Open.

Image Hosted by ImageShack.us

  • Nah, sekarang kita atur bagian Bitrate MP3. Ukuran standar Bitrate MP3 pada umumnya adalah 128kbps. Semakin kecil nilai Bitrate maka semakin kecil juga ukuran file MP3, namun dengan konsekuensi kualitas suara MP3 juga menjadi berkurang. Jadi usahakan nilai Bitrate jangan terlalu kecil. Sebagai contoh kita pilih nilai 80kbps.

Image Hosted by ImageShack.us

  • Klik OK untuk menyimpan pengaturan yang dibuat. Kita lanjutkan kelangkah berikutnya :)

Konversi MP3 Menjadi Lebih Kecil

  1. Klik File > Open. Pilih satu file MP3 yang akan diubah ukurannya.
  2. Klik File > Export As MP3. Tentukan lokasi peyimpanan file lalu klik Save.

Image Hosted by ImageShack.us

Sebagai contoh DHINATACOM mencoba tutorial ini pada file MP3 dengan ukuran 4.05 Mb dan bitrate 128kbps. Hasilnya file bisa menjadi ramping dengan ukuran 2.53 Mb dan bitrate 80kbps :) Lumayankan.

Bagi sebagian orang penurunan Bitrate bisa jadi sangat terasa terutama bagi ‘si telinga emas’ yaitu pecinta musik digital yang biasanya sangat sensitif pendengarannya. Tapi bagi yang lebih mementingkan kuantitas dari pada kualitas, bolehlah dicoba.

Selamat mencoba musik

Format Audio Alternatif Selain MP3

Penikmat musik digital manapun pasti tahu format audio populer yang saat ini banyak digunakan yaitu Mp3 (MPEG-1 Audio Layer 3). Hampir semua gadget maupun perangkat hiburan digital modern mendukung format Mp3. Maka tidak mengherankan jika format Mp3 begitu mendunia dengan segala kelebihannya.

Namun bukan berarti format Mp3 tidak mempunyai kekurangan. Satu hal terbesar adalah format Mp3 sebenarnya tidak gratis sehingga masalah lisensi sering kali membuat orang untuk mencari format audio alternatif lainnya. Selain itu Bit rate yang mampu dihasilkan Mp3 juga terbatas dan sering kali terdapat noise yang cukup mengganggu.

Nah, bagi Anda yang ingin mencari format audio alternatif lain diluar Mp3 silahkan Anda coba berbagai format audio berikut ini:

gambar ogg vorbis / ogg vorbis logoOgg Vorbis. Merupakan codec (Compressor-Decompressor) favorit alternatif yang banyak peminatnya. Ogg Vorbis yang memiliki ekstensi file *.ogg, dapat didukung dan dapat dimainkan oleh berbagai software audio diberbagai sistem operasi. Kini banyak gadget dan ponsel mendukung format Ogg sebagai alternatif dari format mp3. Dapat terdengar dengan bagus, baik dalam bit rate rendah maupun tinggi. Karena kehandalannya dalam menangani file audio serta lisensinya yang free dan open source maka Ogg Vorbis dipercaya untuk mendukung sektor komersial seperti dalam pengembangan video game Unreal Tournament, Grand Theft Auto: San Andreas, serta berbagai game populer lainnya.
Info:
id.wikipedia.org/wiki/Vorbis

aac logoAAC (Advanced Audio Coding). Perjalanan AAC dalam dunia audio bisa dikatakan lebih sukses dibanding dengan Mp3. Pada beberapa bit rate, AAC mampu memperdengarkan kualitas suara yang lebih baik ketimbang Mp3. Sebagai pengembangnya, Apple menjadikan AAC sebagai format audio standar untuk iPhone, iPod, iTunes, dan menggunakannya untuk jualan musik digital di iTunes Store dengan tambahan DRM (digital rights management). Karena kehandalannya AAC kini dipercaya untuk menjadi format standar audio untuk Sony Playstation 3, PSP (Playstation Portable), Sony Walkman, Sony Ericsson seri Walkman, dan Nintendo Wii. Satu kekurangannya adalah.. Lisensi AAC tidak gratis :)
Info:
en.wikipedia.org/wiki/Advanced_Audio_Coding

WMA logoWMA (Windows Media Audio). Format Audio buatan Microsoft disukai oleh para pendiri musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mengunci file audio sehingga dapat mencegah terjadinya pembajakan musik digital. Kelebihan dari WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh software dan hardware terbaru pada umumnya.
Info:
id.wikipedia.org/wiki/Audio_digital

Ada yang mau menambahkan? ayuk musik