Tutorial desain theme WordPress: WordPress Theme Tricks

pasang iklan


Terbit 03.09.2008. Edisi Sep 2008. Sudah ada 12 Komentar.
Yoki Dhinata

Pembahasan seri tutorial desain theme WordPress dalam 2 artikel terakhir telah membahas berbagai perintah PHP standar WordPress. Jadi tentu Anda sudah mengetahui sedikit banyak letak dan fungsi dari berbagai perintah tersebut. Artikel kali ini akan membantu Anda menggunakan berbagai trik yang digunakan oleh para pembuat theme WordPress dalam mengolah perintah WordPress untuk membuat sebuah theme yang lebih baik dan unik. Kebanyakan dari mereka juga bukan programmer kok, jadi kalau Anda mau belajar pasti bisa. Berikut ini adalah beberapa trik yang bisa Anda coba, siapa tahu beberapa diantaranya sedang Anda cari tahu cara membuatnya.

Mari kita mulai... ayuk

Title Tag Dinamis

Title tag adalah tag dasar HTML yang digunakan untuk menampilkan judul halaman pada browser. Dalam sebuah blog keterangan title tag selalu berubah mengikuti halaman yang dibuka. Kalau ingin membuat sebuah title tag yang lebih dinamis skrip berikut boleh dicoba:

PHP:
  1. <title>
  2. <?php
  3. if (is_home()) {
  4. echo bloginfo('name');
  5. } elseif (is_404()) {
  6. echo 'Error 404';
  7. } elseif (is_category()) {
  8. echo 'Arsip Kategori:'; wp_title('');
  9. } elseif (is_search()) {
  10. echo 'Hasil Pencarian';
  11. } elseif ( is_day() || is_month() || is_year() ) {
  12. echo 'Arsip:'; wp_title('');
  13. } else {
  14. echo wp_title('');
  15. }
  16. ?>
  17. </title>

Kalau mau cara yang lebih praktis, plugin WP bernama All in One SEO Pack bisa dicoba.

Konten Dinamis

Sebagai contoh Jika ada sebuah konten yang hanya ingin Anda tampilkan pada homepage, gunakan skrip berikut:

PHP:
  1. <?php if ( is_home() ) { include (TEMPLATEPATH . '/namafile.php'); } ?>

Anda bisa mengganti is_home dengan perintah lainnya seperti is_404 (halaman 404), is_category (halaman arsip), is_search (hasil pencarian), is_day (arsip harian), is_month (arsip bulanan), dan is_year (arsip tahunan). Contoh penerapan konten dinamis pada blog ini ada pada sidebar. Bagian atas sidebar yaitu icon menu dan sponsor selalu ada disemua halaman, namun bagian bawahnya selalu berubah-ubah mengikuti jenis halaman yang dibuka. Kalau Anda teliti maka perbedaan tampilan sidebar antara halaman Single, Category, dan Page pada blog ini akan terlihat.

Template Unik Single

PHP:
  1. <?php
  2. $post = $wp_query->post;
  3. if ( in_category('1') ) {
  4. include(TEMPLATEPATH . '/single1.php');
  5. } elseif ( in_category('2') ) {
  6. include(TEMPLATEPATH . '/single2.php');
  7. } else {
  8. include(TEMPLATEPATH . '/single_lain.php');
  9. }
  10. ?>

Contoh skrip diatas adalah isi dari single.php yang bisa Anda gunakan untuk membuat desain single post yang berbeda-beda sesuai dengan pengaturan Anda. Perintah in_category akan mengecek kategori dari posting yang ditampilkan dan akan menampilkan template Single sesuai pengaturan Anda. Pada contoh skrip diatas kategori 1 (1 adalah ID dari kategori tersebut) akan menggunakan template dari single1.php dan kategori 2 menggunakan single2.php. Jika posting tidak masuk dalam kategori 1 dan 2 maka template dari single_lain.php akan digunakan.

Template Unik Kategori

Seperti halaman single, halaman arsip kategori juga bisa menggunakan desain yang berbeda-beda. Caranya sangat mudah, buatlah duplikat dari file archive.php lalu rubah isi file tersebut sesuai keinginan Anda. Ganti juga nama filenya, misal menjadi category-4.php. Angka 4 merupakan ID kategori. Jangan lupa untuk selalu menambahkan karakter "-" (minus tanpa tanda kutip) dan ID kategori dibelakangannya dalam nama file. Jadi category-4.php akan digunakan untuk menampilkan categoryID 4, category-5.php akan digunakan untuk menampilkan categoryID 5, dan seterusnya.

Template Unik Halaman

Setelah membuat desain berbeda untuk single dan category maka kini giliran halaman utama blog (page) yang bisa Anda buat berbeda-beda. Dalam sebuah blog bisa saja ada halaman yang perlu dibuat beda desainnya dengan halaman yang lain misalnya halaman portfolio, produk, dan sitemap. Agar lebih mudah mengaturnya WordPress telah membuat fitur Page Template. Jadi Anda perlu mengikuti aturan yang telah dibuat oleh WordPress untuk membuat template halaman.

Berikut adalah contoh dari template halaman gallery.php:

PHP:
  1. <?php
  2. /*
  3. Template Name: Gallery
  4. */
  5. ?>
  6. <?php get_header(); ?>
  7. //the loop
  8. <?php get_footer(); ?>

Jangan lupa ketika membuat halaman melalui dashboard WordPress, perhatikan panel Page Template lalu pilih nama template sesuai dengan halaman yang tadi Anda buat lalu simpan. Dalam contoh diatas nama template halaman adalah Gallery. Pada WordPress 2.3+ letak dari panel Page Template ada dibagian kanan sedangkan pada WordPress 2.5+ ada dibagian bawah halaman. Contoh penggunaan Template Page pada blog ini ada pada halaman Daftar Isi.

Menampilkan Iklan setelah posting pertama

Trik ini biasa digunakan oleh para pembuat theme WordPress yang membuat theme khusus untuk AdSense, istilah kerennya AdSense ready. Caranya gak susah-susah amat kok, hanya dengan menambahkan variabel $loopcounter dalam The Loop. Pertama-tama siapkan sebuah file bernama iklanadsense.php lalu isi file tersebut dengan kode AdSense Anda. Letakkan file tersebut satu folder dengan theme yang Anda gunakan. Perhatikan contoh skrip dibawah ini:

PHP:
  1. <?php if (have_posts()) : ?>
  2. <?php while (have_posts()) : the_post(); $loopcounter++; ?>
  3. <?php if ($loopcounter <= 1) {
  4. include (TEMPLATEPATH . '/iklanadsense.php');
  5. } ?>
  6. <?php endwhile; ?>
  7. <?php else : ?>
  8. <?php endif; ?>

Menampilkan Daftar Judul Posting Terbaru

Contoh skrip untuk menampilkan daftar 10 judul posting terbaru:

PHP:
  1. <?php query_posts('showposts=10'); ?>
  2. <ul>
  3. <?php while (have_posts()) : the_post(); ?>
  4. <li><a href="<?php the_permalink() ?>"><?php the_title(); ?></a></li>
  5. <?php endwhile;?>
  6. </ul>

Menampilkan Judul Posting dari Kategori Spesifik

Misalkan Anda ingin menampilkan 5 judul artikel terbaru dari sebuah kategori dengan ID nomor 7, gunakan skrip berikut ini:

PHP:
  1. <?php query_posts('cat=7&showposts=5'); ?>
  2. <ul>
  3. <?php while (have_posts()) : the_post(); ?>
  4. <li><a href="<?php the_permalink() ?>"><?php the_title(); ?></a></li>
  5. <?php endwhile;?>
  6. </ul>

Menampilkan Posting Hanya dari 1 Kategori

PHP:
  1. <?php query_posts('cat=-7'); ?>
  2. <?php while (have_posts()) : the_post(); ?>
  3. //the loop
  4. <?php endwhile;?>

Skrip diatas dapat Anda gunakan untuk menampilkan posting dari suatu kategori spesifik yang Anda tentukan. Dalam contoh diatas daftar posting yang ditampikan adalah HANYA dari kategori dengan ID nomor 7. Jangan lupa tambahkan tanda "-" (minus tanpa tanda kutip) sebelum ID kategori.

Menyembunyikan Halaman dan Kategori dalam Daftar

Ketika menampilkan daftar halaman/kategori pada sidebar mungkin ada halaman/kategori yang tidak ingin Anda tampilkan bersama dengan daftar yang lain. Sebagai contoh adalah halaman Sitemap. Berikut ini adalah contoh untuk menyembunyikan halaman sitemap yang memiliki ID nomor 10:

PHP:
  1. <?php wp_list_pages('exclude=10&title_li=' ); ?>

Cukup dengan menambahkan perintah exclude=nomor ID, maka halaman dengan ID tersebut tidak akan ditampilkan dalam daftar. Untuk kategori, cara penggunaannya tidak jauh berbeda. Berikut adalah contoh skripnya:

PHP:
  1. <?php wp_list_cats('exclude=19&title_li=' ); ?>

Pada skrip diatas, Category dengan ID nomor 19 tidak akan ditampilkan dalam daftar kategori.

Tempat Belajar WordPress Terbaik

Tidak ada website/blog/forum/buku/workshop sebagai tempat belajar WordPress terbaik, terlengkap, dan uptodate selain dari pada WordPress Codex. Maka jangan ragu untuk sering menjelajah kesana menimba ilmu baru dan jangan lupa kalau sudah bisa bagikan ke yang lain ya!

Artikel untuk seri tutorial desain theme WordPress berikutnya akan membahas cara pembuatan layout sederhana dengan menggunakan CSS.

Seperti biasa saya butuh kritik, saran, komentar dari Anda.. ayuk

Artikel Terkait:






Powered by FeedBlitz

komentar pembaca DHINATACOM

pertamax...

kayak diblog seleb aja mas malu

 
 

puyeng ngliat ginian trz...
tpi emg bangga sih klo pake tema buatan sendiri...hehehe...
sekalian numpang cari backlink... :P

 

Wah mantaff bro.

kebetulan lagi blajar ginian niy..!!
love

Salam kenal..!!!

 

ide wow. . . boleh di coba nih , thank's bro . . .

silahkan mas.. thank dah mampir nggaya

 
 

iyahlah...orang tempat cari ilmu kok diiseng aja....

 

Bang Dinata, artikelnya bagus2, boleh saya masukkan RSS?? biar sering2 baca, kebetulan saya baru seneng buat blog nih, tenkyu sebelumnya bang, salam kenal yah..

silahkan mas :) asal jangan dicopy paste.. hehehe... thanks yess

 
 

halo mas, kalau buat widget yang di right sidebar blog ini, yang halaman utama ada icon-icon itu gmana caranya mas?? tlg jawab,, maksih,,

saya bikin secara manual mas.. gak pake widget, apalagi plugin. Rencananya saya juga mau bikin tutornya untuk bikin desain itu, tapi masih nungggu jadwal artikelnya, sabar ya.. :)

sip mas, di tunggu tutorialnya,, soalnya lucu seh,, hehe,, kalau masukin smiley kaya di atas ini gmana caranya mas?? mungkin di blog anda ada tutorianya?? makasih mas love

(Comments wont nest below this level)
 
 
 
Nama (harus diisi)
E-mail (harus diisi - tidak akan ditampilkan)
Alamat Website/Blog Anda. (tidak wajib diisi)

Komantar Anda (smaller size | larger size)
ngacir . nocomment . malu . mimpi . licik . ide . capedeh . yess . tipi . tendang . sombong . sinchan . sial . senam . nyerah . ngiler . nggaya . nangis . musik . males . love . konslet . kembar . gatau . damn . bye . ayuk .
Petunjuk komentar:
1. Tolong tulis komentar yang berhubungan dengan topik artikel. Jangan mengirim SPAM!
2. Tag standar HTML yang diperbolehkan:
    <a href> <blockquote> <code> <strike> <strong>
3. Komentar yang tidak berhubungan atau SPAM akan dihapus.


pasang iklan
SPONSOR
pasang iklan
pasang iklan
 
pasang iklan
pasang iklan
 


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.

THE BOBs


Blog Terbaik