

Pembahasan seri tutorial desain theme WordPress dalam 2 artikel terakhir telah membahas berbagai perintah PHP standar WordPress. Jadi tentu Anda sudah mengetahui sedikit banyak letak dan fungsi dari berbagai perintah tersebut. Artikel kali ini akan membantu Anda menggunakan berbagai trik yang digunakan oleh para pembuat theme WordPress dalam mengolah perintah WordPress untuk membuat sebuah theme yang lebih baik dan unik. Kebanyakan dari mereka juga bukan programmer kok, jadi kalau Anda mau belajar pasti bisa. Berikut ini adalah beberapa trik yang bisa Anda coba, siapa tahu beberapa diantaranya sedang Anda cari tahu cara membuatnya.
Mari kita mulai...
Title tag adalah tag dasar HTML yang digunakan untuk menampilkan judul halaman pada browser. Dalam sebuah blog keterangan title tag selalu berubah mengikuti halaman yang dibuka. Kalau ingin membuat sebuah title tag yang lebih dinamis skrip berikut boleh dicoba:
Kalau mau cara yang lebih praktis, plugin WP bernama All in One SEO Pack bisa dicoba.
Sebagai contoh Jika ada sebuah konten yang hanya ingin Anda tampilkan pada homepage, gunakan skrip berikut:
Anda bisa mengganti is_home dengan perintah lainnya seperti is_404 (halaman 404), is_category (halaman arsip), is_search (hasil pencarian), is_day (arsip harian), is_month (arsip bulanan), dan is_year (arsip tahunan). Contoh penerapan konten dinamis pada blog ini ada pada sidebar. Bagian atas sidebar yaitu icon menu dan sponsor selalu ada disemua halaman, namun bagian bawahnya selalu berubah-ubah mengikuti jenis halaman yang dibuka. Kalau Anda teliti maka perbedaan tampilan sidebar antara halaman Single, Category, dan Page pada blog ini akan terlihat.
Contoh skrip diatas adalah isi dari single.php yang bisa Anda gunakan untuk membuat desain single post yang berbeda-beda sesuai dengan pengaturan Anda. Perintah in_category akan mengecek kategori dari posting yang ditampilkan dan akan menampilkan template Single sesuai pengaturan Anda. Pada contoh skrip diatas kategori 1 (1 adalah ID dari kategori tersebut) akan menggunakan template dari single1.php dan kategori 2 menggunakan single2.php. Jika posting tidak masuk dalam kategori 1 dan 2 maka template dari single_lain.php akan digunakan.
Seperti halaman single, halaman arsip kategori juga bisa menggunakan desain yang berbeda-beda. Caranya sangat mudah, buatlah duplikat dari file archive.php lalu rubah isi file tersebut sesuai keinginan Anda. Ganti juga nama filenya, misal menjadi category-4.php. Angka 4 merupakan ID kategori. Jangan lupa untuk selalu menambahkan karakter "-" (minus tanpa tanda kutip) dan ID kategori dibelakangannya dalam nama file. Jadi category-4.php akan digunakan untuk menampilkan categoryID 4, category-5.php akan digunakan untuk menampilkan categoryID 5, dan seterusnya.
Setelah membuat desain berbeda untuk single dan category maka kini giliran halaman utama blog (page) yang bisa Anda buat berbeda-beda. Dalam sebuah blog bisa saja ada halaman yang perlu dibuat beda desainnya dengan halaman yang lain misalnya halaman portfolio, produk, dan sitemap. Agar lebih mudah mengaturnya WordPress telah membuat fitur Page Template. Jadi Anda perlu mengikuti aturan yang telah dibuat oleh WordPress untuk membuat template halaman.
Berikut adalah contoh dari template halaman gallery.php:
Jangan lupa ketika membuat halaman melalui dashboard WordPress, perhatikan panel Page Template lalu pilih nama template sesuai dengan halaman yang tadi Anda buat lalu simpan. Dalam contoh diatas nama template halaman adalah Gallery. Pada WordPress 2.3+ letak dari panel Page Template ada dibagian kanan sedangkan pada WordPress 2.5+ ada dibagian bawah halaman. Contoh penggunaan Template Page pada blog ini ada pada halaman Daftar Isi.
Trik ini biasa digunakan oleh para pembuat theme WordPress yang membuat theme khusus untuk AdSense, istilah kerennya AdSense ready. Caranya gak susah-susah amat kok, hanya dengan menambahkan variabel $loopcounter dalam The Loop. Pertama-tama siapkan sebuah file bernama iklanadsense.php lalu isi file tersebut dengan kode AdSense Anda. Letakkan file tersebut satu folder dengan theme yang Anda gunakan. Perhatikan contoh skrip dibawah ini:
Contoh skrip untuk menampilkan daftar 10 judul posting terbaru:
Misalkan Anda ingin menampilkan 5 judul artikel terbaru dari sebuah kategori dengan ID nomor 7, gunakan skrip berikut ini:
Skrip diatas dapat Anda gunakan untuk menampilkan posting dari suatu kategori spesifik yang Anda tentukan. Dalam contoh diatas daftar posting yang ditampikan adalah HANYA dari kategori dengan ID nomor 7. Jangan lupa tambahkan tanda "-" (minus tanpa tanda kutip) sebelum ID kategori.
Ketika menampilkan daftar halaman/kategori pada sidebar mungkin ada halaman/kategori yang tidak ingin Anda tampilkan bersama dengan daftar yang lain. Sebagai contoh adalah halaman Sitemap. Berikut ini adalah contoh untuk menyembunyikan halaman sitemap yang memiliki ID nomor 10:
Cukup dengan menambahkan perintah exclude=nomor ID, maka halaman dengan ID tersebut tidak akan ditampilkan dalam daftar. Untuk kategori, cara penggunaannya tidak jauh berbeda. Berikut adalah contoh skripnya:
Pada skrip diatas, Category dengan ID nomor 19 tidak akan ditampilkan dalam daftar kategori.
Tidak ada website/blog/forum/buku/workshop sebagai tempat belajar WordPress terbaik, terlengkap, dan uptodate selain dari pada WordPress Codex. Maka jangan ragu untuk sering menjelajah kesana menimba ilmu baru dan jangan lupa kalau sudah bisa bagikan ke yang lain ya!
Artikel untuk seri tutorial desain theme WordPress berikutnya akan membahas cara pembuatan layout sederhana dengan menggunakan CSS.
Seperti biasa saya butuh kritik, saran, komentar dari Anda..
≡ Ada apa dengan KumpulBlogger? by a'ak budi
≡ Mengungkap Info Sony Ericsson W705 Zeemote Edition by Putra
≡ Mengungkap Info Sony Ericsson W705 Zeemote Edition by Putra
≡ IndoTipster – Adu Kemampuan Prediksi Bola Bisa Dapat Blackberry by ncs
≡ Download wallpaper handphone gratis by Nina
Inside Windows 7: 10 Fitur Terbaik Windows 7
Inside Windows 7: Mengenal Fitur Taskbar Windows 7
Advertise . Testimonial . Mobile DHINATACOM . Contact Info . Privacy Policy DHINATA.COM © 2008-2010 oleh Yoki DHINATA. Desain themes oleh Yoki DHINATA
pertamax...
kayak diblog seleb aja mas
puyeng ngliat ginian trz...
tpi emg bangga sih klo pake tema buatan sendiri...hehehe...
sekalian numpang cari backlink... :P
Wah mantaff bro.
kebetulan lagi blajar ginian niy..!!
Salam kenal..!!!
silahkan mas.. thank dah mampir
iyahlah...orang tempat cari ilmu kok diiseng aja....
Bang Dinata, artikelnya bagus2, boleh saya masukkan RSS?? biar sering2 baca, kebetulan saya baru seneng buat blog nih, tenkyu sebelumnya bang, salam kenal yah..
silahkan mas :) asal jangan dicopy paste.. hehehe... thanks
halo mas, kalau buat widget yang di right sidebar blog ini, yang halaman utama ada icon-icon itu gmana caranya mas?? tlg jawab,, maksih,,
saya bikin secara manual mas.. gak pake widget, apalagi plugin. Rencananya saya juga mau bikin tutornya untuk bikin desain itu, tapi masih nungggu jadwal artikelnya, sabar ya.. :)
sip mas, di tunggu tutorialnya,, soalnya lucu seh,, hehe,, kalau masukin smiley kaya di atas ini gmana caranya mas?? mungkin di blog anda ada tutorianya?? makasih mas
tutorial yang bagus banget.. sering2 nulis gini mas.. *saya bookmark dulu.. oh ya mau tanya, gimana sih cara bikin komentar kayak mas ini, yang berjenjang bertingkat kalo mereplay komentar lain ? dan bisa di close dan di tutup.. thx's sebelumnya
minggu ini saya usahakan tulis tutorialnya :)
tutorialnya bermanfaat sekali mas.
ada tutorial "bikin halaman dinamis di wordpress"
makasih
semoga membantu
nice tutorial
makasih.. wawasannya... walau sulit coba aku praktekan moga2 bisa ....
harus dicoba mas supaya bisa
mas dhinata, punya tutorial bikin halaman dinamis di wordpress g mas?
bukannya sudah ada mas ditulisan artikel ini, jadi masing2 kategori bisa punya halaman yang berbeda desainnya
cara instal plugin All in One SEO Pack gimana seh newbie neh... , ama masang status YM di wordpress kok sulit sih huks huks
tolongin please
kamu pake WP versi berapa?
maaf ya mas baru tau he he (jadi malu)
harap maklum ya mas masih belajar jadi g tau.
makasih ya mas
mas smiley onion head nya keren, ane jd pengen kira-kira bisa gak ya di bikin tutorial nya?
salam kenal n blajar truzzzz
salut bgt ama tutorialnya mas yoki....thanks
semoga bermanfaat
mantap sekali bos
byme
[...] Artikel yang ini saya ambil dari Dhinata.com. Oya kalo mau belajar bikin templates Wordpress sendiri bisa belajar dari blognya dhinata.com juga disini dan disana lengkap tengan tricknya. [...]
blognya...keren oi...numpang lewat...dan salam kenal...
mat kenal admin
wah,, aku pusing ne ...
Gimana cara tampilkan judul saja di halaman utama, atau di halaman Category seperti Punya Mas..
klo klik kategory Blogging yang termuat hanya judulnya saja..??
Thanks
waduh, lengkap banget tutorialnya....
Kalo cara bikin emoticon kaya disini gimana ya? kalo bisa tolong kirim lewat email ya boss
Bagus sekali Mas, sampe ga ada yang masuk...
BTW makasih Mas,....emang baru belajar...
kreatif sekali, sangat bermutu
keep berbagi7berbuad baiQ!
ini tempat belajar yang saya cari...
Mas, aq pngn bljr PHP, mySQL n JavaScript nih. Ada situs recomendasi g?
Mas mau tanya, knp ya All in One SEO Pack setelah saya install kok ga bisa di pakai sll ke lari ke tempat hosting saya? gmn caranya menggunakannya di wp? ohya salam kenal..ehm..tukeran link dong mas. Makasih
...
Skoro eto sluchitsya ...